View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Studi pembentukan kalus embrional dan introduksi gen marker dengan bantuan Agrobacterium tumefaciens pada tanaman sengon (Paraserianthes falcataria (L) Nielsen)

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (3.961Mb)
      Date
      1997
      Author
      Sulistiani, Erina
      Sudarsono
      Dmyadi, Dedy
      Umboh, M. Irene J.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Sengon (Paraserianthes Jalcataria (L.)"Nielsen) merupakan jenis pohon yang sangat berpotensi untuk rehabilitasi lahan dan Hutan Tanaman Industri. Tetapi tanaman ini sangat rentan terhadap serangan hama serangga penggerek batang (Xystrocera jestiva, famili Coleoptera) yang dikenal dengan boktor. Oleh karena itu perlu dibantu dengan usaha-usaha pemuliaan untuk mendapatkan tanaman sengon yang tahan boktor melalui penerapan bioteknologi, yaitu dengan transformasi genetik untuk mengintroduksikan gen ketahan an terhadap serangga dan menghasilkan tanaman transgenik yang tahan serangga. Transformasi gen ke sel tanaman i:lapat dilakukan dengan ban tu an Agrobacterium. Keberhasilan pemakaian rekayasa genetika dibatasi oleh kemampuan dalam meregenerasikan sel-sel target yang ditransformasi menjadi tanaman lengkap. Oleh karena itu diperlukan metode kultur jaringan yang tepat agar sel yang telah ditransformasi dapat membentuk tanaman. Hal ini dapat dilakukan dengan melalui pembentukan embrio somatik. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk: (I) mendapatkan media terbaik bagi pembentukan kalus embrional, dan (2) mengetahui kemampuan isolat A. tumefaciens LBA4060 dalam mentransfer T-DNA dari plasmid biner pBl121 yang membawa gen NPT II (Neomycin phosphotransferase II) dan GUS (beta--glucuronidase) ke kalus embrional P. falcataria. Embrio matang dan hampir matang dari biji P. falcataria ditanam dalam media MS (Murashige dan Skoog, 1962), ditambah zat pengatur tumbuh 2, 4-D (0, 1, 2, 3, 4, 5 mg/I) dan Kinetin (0, 0.1, 0.2, 0.3, 0.4, 0.5 mg/I). Setelah 8 minggu di media induksi, kalus dipindahkan ke media MS O (Media dasar MS tanpa zat pengatur tumbuh) sampai terbentuk kalus embrional. Pembuatan preparat penampang histologis kalus dilakukan untuk melihat adanya perkembangan sel-sel embrioid pada jaringan kalus yang terbaik. dst ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/119528
      Collections
      • MT - Agriculture [4005]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository