Strategi Pengembangan Usaha Ekowisata PT. Godong Ijo Asri, Di Depok Jawa Barat
Date
2023-03-17Author
Juniawati, Suci
Hubeis, Musa
Zakaria, Fransisca Rungkat
Metadata
Show full item recordAbstract
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) disebut sebagai salah satu pilar kekuatan perekonomian suatu daerah, Karena UMKM mempunyai fleksibilitas dan kemampuan menyesuaikan diri terhadap kondisi pasar yang berubah dengan cepat dibandingkan perusahaan skala besar. UMKM merupakan kategori bisnis berskala kecil yang dipercaya mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia.
Kota Depok merupakan salah satu wilayah strategis di Propinsi Jawa Barat, karena sebagai penyangga ibukota memiliki pengaruh yang kuat terhadap pertumbuhan ekonomi wilayah disekitarnya dan menjadi peluang sekaligus tantangan bagi Kota Depok untuk menyelaraskan peluang ekonomi yang dimilikinya dengan potensi dan arah tata pemerintahan yang telah tersusun. Kecamatan Bojongsari terletak di ujung barat Kota Depok, berbatasan langsung dengan Kabupaten Bogor dan Kota Tangerang Selatan Provinsi Banten, sehingga sangat strategis untuk UMKM seperti PT. Godong Ijo Asri (Godong Ijo).
Godong Ijo sebagai salah satu UMKM Ekowisata di Depok mengalami penurunan pendapatan, dikarenakan oleh sifat industri pariwisata dengan kebutuhan pasar yang berbeda-beda karena tren yang berkembang, fluktuasi perekonomian, persaingan antara pengusaha tempat wisata dan adanya pandemik Covid 19. Oleh karena itu, Godong Ijo perlu mengembangkan keunggulan bersaing untuk memberikan laba tinggi yang stabil dalam menentukan keberlanjutan usahanya. Untuk itu, perumusan strategi bersaing harus mempertimbangkan kekuatan dan kelemahan perusahaan (faktor internal), peluang dan ancaman (faktor eksternal), maka tujuan dari penelitian ini melakukan identifikasi faktor eksternal dan internal yang menjadi peluang, ancaman, kekuatan dan kelemahan Godong ijo dalam menetapkan kondisi usahanya, menyusun strategi pengembangan ekowisata Godong ijo dalam menjalankan usahanya di masa pandemik Covid-19 dan mendeskripsikan dan mengevaluasi strategi pengembangan ekowisata Godong ijo dalam menjalankan usahanya pasca pandemik Covid-19.
Metode pengumpulan data dilakukan melalui kajian pustaka dan lapangan. Pengumpulan data primer atau lapangan diperoleh melalui pengamatan langsung dan wawancara dengan Manajemen Godong ijo. Selain itu, penggunaan kuesioner terhadap pelaku UMKM di wilayah Godong ijo. Pengumpulan data sekunder atau pustaka diperoleh dari jurnal nasional dan internasional, serta dokumen penelitian yang berkaitan dengan pengembangan kewirausahaan lokal. Metode perumusan strategi dilakukan dengan analisis matriks Internal Eksternal (IE), matriks Strengths, Weaknesses, Opportunities and Treats (SWOT) serta Quantitative Strategi Planning Matrix (QSPM).
Beberapa strategi pengembangan dari hasil analisis dapat digunakan sesuai kebutuhan dan kondisi usaha UMKM di Godong ijo seperti membuat gerbang ciri khas atau icon Godong Ijo supaya dengan cepat dikenal oleh wisatawan, membuat lahan parkir lebih luas, serta mendirikan Mini Zoo.
