Analisis sosial, ekonomi petani peladang di Taman Nasional Kerinci Seblat dan petani peladang peserta transmigrasi di Propinsi Jambi
View/ Open
Date
1998Author
Fazriyas, Fazriyas
Darusman, Dudung
Kartasubrata, Junus
Aunuddin, Aunuddin
Metadata
Show full item recordAbstract
Berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Daerah Propinsi Jambi untuk mengatasi perladangan dan perambahan hutan di Taman Nasional Kerinci Seblat diantaranya Merelokasikan petani peladang kedaerah asal, Program hutan kemasyarakatan dan Program Transmigrasi, namun program ini. menghadapi tantangan dimana sebagian petani kembali lagi berladang dalam kawasan TNKS. Dalam penelitian ini ada 6 kategori rumah tangga petani yang diteliti yakni 1). Rumah tangga petani peladang yang direlokasikan namun kembali berladang dalam TNKS (RTP.1), 2). Rumah tangga petani peladang yang direlokasikan tidak kembali berladang dalam TNKS (RTP.2), 3). Rumah tangga petani yang tidak berladang dan tidak menanan kulit manis (RTP.3), 4). Rumah tangga petani peladang ikut program hutan kemasyarakatan (RTP.4), 5). Rumah tangga petani peladang ikut transmigra- si yang menetap (RTP.5), 6). Rumah tangga petani peladang ikut program transmigrasi yang kembali ke daerah asal (RTP.6). Tujuan penelitian adalah 1). Mengidentifikasi dan menghitung kondisi sosial ekonomi dari 6 kategori rumah tangga petani yang diteliti, 2). Mempelajari per- sepsi masyarakat sekitar TNKS terhadap keberadaan TNKS, 3). Mempelajari kontribusi sumber pendapatan dari 6 rumah tangga petani yang diteliti, 4). Menganalisa pengaruh faktor sosial ekonomi terhadap perluasan perladangan dalan TNKS.
Collections
- MT - Forestry [1512]
