Isolasi Fragmen Gen Penyandi Endoxilanase Streptomyces costaricanus 45I-3 melalui pendekatan PCR
View/ Open
Date
2010Author
Aziz, Saefuddin
Meryadini, Anja
Pratiwi, Etty
Metadata
Show full item recordAbstract
Xilan merupakan polisakarida kedua terbesar di alam setelah selulosa dan
mempunyai potensi ekonomi tersendiri terlebih bila telah diuraikan menjadi bahan yang
bermanfaat. Penguraian xilan membutuhkan kerja dari kombinasi beberapa enzim
dengan endoxilanase (endo-1,4-β-D-xilanase, EC 3.2.1.8) sebagai pendahulu dalam
mendegradasi xilan menjadi xilooligosakarida. Salah satu bakteri yang mampu
menghasilkan endoxilanase adalah Streptomyces costaricanus 45I-3 koleksi Dr. Ir. Yulin
Lestari, Bagian Mikrobiologi Departemen Biologi IPB yang diisolasi dari tanah gambut di
Kalimantan. Namun produksi xilanase S. costaricanus 45I-3 secara komersial kurang
efisien dan ekonomis disebabkan pertumbuhannya yang lambat bila dibandingkan dengan
bakteri pada umumnya. Pendekatan molekuler memungkinkan gen penyandi
endoxilanase S. costaricanus 45I-3 diisolasi dan dieskpresikan ke dalam inang yang
sesuai untuk mempercepat pertumbuhan dan produksi enzim. Beberapa metode isolasi
gen penyandi endoxilanase dari bakteri telah dilaporkan. Salah satu metode isolasi gen
penyandi endoxilanase yang tercepat adalah dengan PCR.
Penelitian ini bertujuan melakukan isolasi fragmen gen penyandi endoxilanase
dari S. costaricanus 45I-3 menggunakan pendekatan PCR yang dilanjutkan dengan
penentuan dan analisis urutan DNA. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium
Bioteknologi Hewan dan Biomedis dan Laboratorium BIORIN (Biotechnology Research
Indonesian-The Netherlands), Pusat Penelitian Sumberdaya Hayati dan Bioteknologi
(PPSHB) Institut Pertanian Bogor dari bulan Agustus 2008 sampai dengan Mei 2010.
Tahapan penelitian yaitu peremajaan isolat S. costaricanus 45I-3, isolasi DNA
kromosom, perancangan primer, PCR, ligasi dengan pGEM-T Easy, introduksi ke E. coli
DH5α kompeten, isolasi dan verifikasi plasmid rekombinan, pengurutan DNA dan
analisis sekuen.
Perancangan primer untuk mengamplifikasi gen endoxilanase S. costaricanus 45I-
3 dilakukan berdasarkan data urutan nukleotida gen endoxilanase dari genus
Streptomyces yang diperoleh di Gen Bank (http://www.ebi.ac.uk/embl/). Wilayah
konservatif dalam gen penyandi endoxilanase Streptomyces dicari melalui penjajaran
urutan asam amino maupun nukleotida menggunakan program Clustal W. Primer
dirancang menggunakan program Primer3 (http://frodo.wi.mit.edu/cgi-bin/primer3.cgi).
Hasil perancangan diperiksa kualitasnya dengan program IDT (http://www.idtdna.com/
SciTools/SciTools.aspx). Rancangan primer diuji spesifitasnya dengan program
BLASTn (http://www.ncbi.nlm.nih.gov/BLAST/)....dst
