Pengaruh Penutupan Vegetasi Terhadap Kenyamanan Kota
View/ Open
Date
2010Author
Mulgiati, Ugit
Nasrullah, Nizar
Sulistyantara, Bambang
Metadata
Show full item recordAbstract
Konversi ruang-ruang terbuka menjadi ruang terbangun menjadi salah satu
penyebab perubahan iklim mikro di perkotaan, khususnya di wilayah Jakarta
Pusat. Ketidak-seimbangan antara proporsi ruang terbangun dengan ruang terbuka
dan ruang terbuka hijau (RTH) menyebabkan penurunan kenyamanan lingkungan.
Unsur iklim yang mempengaruhi kenyamanan manusia adalah suhu, kelembaban
udara, dan radiasi matahari.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis pengaruh luasan vegetasi terhadap
suhu dan kelembaban udara di perkotaan, sebagai faktor penunjang kenyamanan
pada lingkungan perkotaaan (2), menganalisis luasan ruang terbuka hijau (RTH)
yang optimal pada wilayah Jakarta Pusat, dari sisi untuk pembentukan lingkungan
yang nyaman.
Penelitian dilaksanakan di wilayah Jakarta Pusat. Kegiatan penelitian dilakukan
sejak tahap persiapan pada bulan Januari–Maret 2008. Pengamatan lapang hingga
pengambilan data dilakukan pada bulan April–Agustus 2008. Pengukuran suhu
dan kelembaban dilakukan pada tanggal 5, 6, dan 7 April 2008. Pengamatan
dilakukan pada saat suhu udara tertinggi, yaitu pada jam 11.00–14.00 WIB. Titik
pengamatan dilakukan pada 49 grid dengan ukuran gbrid 500 m X 500 m.
Hasil dari penelitian ini adalah persentase luasan RTH terendah 0,12% dengan
suhu 38,5oC dan kelembaban 39% di Kelurahan Cempaka Baru Kecamatan
Kemayoran. Sedangkan persentase luasan RTH tertinggi adalah 5,29% dengan
suhu 35,1oC dan kelembaban 51% di Kelurahan Gondangdia Kecamatan
Menteng. Suhu dan kelembaban rata-rata pada area penelitian adalah 36,8oC dan
44,72% dengan persentase luas RTH 2,04%. Berdasarkan analisis data antara
persentase luasan RTH dengan suhu dan luasan RTH dengan kelembaban relatif
udara terdapat hubungan bahwa semakin besar persentase luasan RTH pada suatu
lingkungan maka suhu udara akan menurun. Hubungan lainnya yaitu, semakin
besar persentase luasan RTH maka akan meningkatkan kelembaban relatif pada
lingkungan tersebut. Penurunan suhu udara sebesar 0,47oC terjadi bila
penambahan luas RTH sebesar 1% (122.500 m2), dan akan terjadi peningkatan
kelembaban udara sebesar 2,05%......dst
Collections
- MT - Agriculture [4005]
