View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Produksi Antibodi Poliklonal Geminivirus, Penyebab Penyakit Daun Keriting Kuning Cabai, dan Kajian Serologinya.

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (2.991Mb)
      Date
      2006
      Author
      Haryadi, Dedek
      Hendrastuti H, Sri
      Nurhayati, Endang
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penyakit daun keriting kuning cabai, yang disebabkan oleh geminivirus telah dilaporkan menyebabkan kerusakan yang sangat berat pada areal pertanaman cabai di Indonesia, terutama di Pulau Jawa. Usaha untuk mengelola penyakit yang disebabkan oleh geminivirus melibatkan pendekatan secara kultur teknis seperti rotasi tanaman, tanaman tumpang gilir, tanaman tahan, tanaman penghalang, dan dengan pendekatan secara kimiawi dan hayati untuk mengendalikan serangga vektor, Bemisia tabaci. Salah satu komponen penting di dalam pengendalian penyakit yang disebabkan oleh geminivirus adalah mendeteksi infeksi sedini mungkin. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan metodologi untuk mendeteksi infeksi geminivirus. Sasaran dari penelitian ini adalah menghasilkan antibodi poliklonal geminivirus dan menggunakannya di dalam teknik serologi untuk mendeteksi geminivirus. Pemumian geminivirus dilakukan dengan menggunakan gradien sesium sulfat (Cs2S04). Kualitas dari preparasi geminivirus mumi ditetapkan menggunakan spektrofotometer (A26of A2so). Preparasi geminivirus mumi ini kemudian digunakan untuk imunisasi pada kelinci untuk menghasilkan antibodi poliklonal geminivirus. Antibodi dipanen sepuluh hari setelah imunisasi terakhir. Dua metode serologi yaitu, gel double-diffasion test, dan modifikasi indirect-enzyme linked immunosorbent assay (I-ELISA) digunakan untuk menentukan titer antibodi. Reaksi positif masih diperoleh pada pengenceran sampai 1/4 dan 1/16384, menggunakan gel double-diffasion test, dan modifikasi I-ELISA, berturut-turut. Reaksi antibodi yang sama ditemukan antar isolat geminivirus dari berbagai lokasi yang berbeda (Bogor dan Segunung, Jawa Barat; Kaliurang dan Kulonprogo, Jogjakarta) dengan metode dot immunobinding assay (DIBA). Menggunakan metode I-ELISA, antobodi poliklonal geminivirus tidak menunjukkan reaksi silang terhadap Cucumber mosaic cucumovirus (CMV), Tobacco mosaic tobamovirus (TMV), dan Chili veinal mottle potyvirus (ChiVMV).
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/119126
      Collections
      • MT - Agriculture [4005]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository