View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Economic and Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Economic and Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Valuasi Ekonomi Ekosistem Terumbu Karang di Kawasan Perairan Kota Bontang

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (16.58Mb)
      Date
      2010
      Author
      Sulistianto, Erwan
      Fahrudin, Ahmad
      Sobari, Mohammad Priatna
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Perairan Kota Bontang merupakan daerah yang memiliki ekosistem terumbu karang yang cukup luas, yaitu sekitar 8.744 ha. Ekosistem terumbu karang tersebar hampir di seluruh bagian pesisir dan pulau-pulau Kota Bontang. Lokasi ekosistem terumbu karang di Perairan Bontang terdapat di daerah Tanjung Sengkubur, Selangan, Melahing, Pulau Agar-agar, Tebok Batang, Kedindingan, Beras Basah, Manuk-Manukan, Karang Segajah, Karang Kiampau, dan Tihiktihik. Berdasarkan hasil survey yang telah dilakukan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bontang, telah ditemukan jenis-jenis karang diantaranya adalah karang keras (hard coral) dan karang lunak (soft coral). Hard coral lebih dominan ditemukan daripada soft coral. Beberapa jenis hard coral yang ditemukan yaitu Acropora, Montiphora, Euphylia, Plerogyra, Fungia, Heliofungia, Caulastrea., Pectinia, Goniopora, Millepora. Menurut Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Bontang (2009), tingkat kerusakan terumbu karang di Kota Bontang mencapai 50 persen. Mayoritas penyebab kerusakan terumbu karang disebabkan oleh aktivitas penangkapan ikan yang merusak seperti penggunaan bom dan bius, kerusakan juga disebabkan sedimentasi, penggunaan jangkar dan kondisi alam. Pemboman di daerah terumbu karang untuk menangkap ikan, ikut menghancurkan terumbu karang yang notabene habitat berbagai macam jenis biota laut. Pembiusan menggunakan cyanida merusak terumbu karang karena membunuh Zooxhantella, hewan dan tumbuhan yang hidup di batu karang. Dengan matinya Zooxhantella, siklus kehidupan di ekosistem di terumbu karang akan terputus. Penelitian penilaian ekonomi terhadap ekosistem terumbu karang perlu dilakukan dalam hal penilaian manfaat penggunaan baik secara langsung maupun tidak langsung, dan non-penggunanaan. Dengan diketahuinya nilai ekonomi dari ekosistem terumbu karang diharapkan dapat menjadi informasi yang penting untuk proses pengambilan keputusan dalam pengelolaan ekosistem terumbu karang yang optimal......dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/119065
      Collections
      • MT - Economic and Management [3203]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository