Keputusan petani dalam penerapan sistem integrasi tebu-sapi potong dan pengaruhnya terhadap produksi dan pendapatan petani di Kabupaten Gorontalo Provinsi Gorontalo
View/ Open
Date
2014Author
Tangahu, Sriyani Wahyuni
Hartoyo, Sri
Fariyanti, Anna
Metadata
Show full item recordAbstract
Kabupaten Gorontalo memiliki potensi untuk pengembangan sektor
pertanian khususnya sub sektor perkebunan dan peternakan. Keterbatasan lahan
secara kuantitas maupun kualitas menyebabkan pengembangan melalui kegiatan
ekstensifikasi tidak mungkin dilakukan. Pengembangan sub sektor perkebunan
dan peternakan dapat dilakukan dengan peningkatan produksi tanaman tebu
melalui penerapan sistem integrasi tebu-sapi. Permasalahannya, sebagian besar
petani tebu tidak menggunakan limbah pucuk tebu sebagai pakan ternak sapi
namun limbah pucuk tersebut dibakar.Selain itu, penerapan sistem integrasi tebusapi
oleh petani tebu juga memerlukan pertimbangan tertentu.
Tujuan penelitian ini adalah (1) menganalisis faktor-faktor yang
mempengaruhi keputusan petani dalam penerapan sistem integrasi tebu-sapi
potong, (2) menganalisis pengaruh sistem integrasi tebu-sapipotong terhadap
produksi tebu, sapi, dan pendapatan petani tebu.Model yang digunakan adalah
model logit untuk menganalisis keputusan penerapan sistem integrasi tebu-sapi
potong, model fungsi produksi Cobb-Douglas untuk menganalisis pengaruh
sistem integrasi tebu-sapi potong terhadap produksi tebu dan sapi, dan model
fungsi pendapatan Cobb-Douglasuntuk menganalisis pengaruh sistem integrasi
tebu-sapi terhadap pendapatan petani tebu. Data yang digunakan dalam penelitian
ini adalah data cross section.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peluang keputusan petani untuk
menerapkan sistem integrasi tebu-sapi potong dipengaruhi secara positif oleh
jumlah sapi, kepemilikan kebun rumput, penyuluhan, dan penguasaan teknologi
pengolahan pupuk dan pakan.Produksi tebu dari petani yang menerapkan sistem
integrasi tebu-sapi potongdan petani yang tidak menerapkan sistem integrasi tebusapi
potong, tidak terdapat perbedaan.Produksi sapi dari petani yang menerapkan
sistem integrasi tebu-sapi potonglebih rendah daripada petani yang tidak
menerapkan sistem integrasi tebu-sapi potong.Pendapatan dari petani yang
menerapkan sistem integrasi tebu-sapi potongdan petani yang tidak menerapkan
sistem integrasi tebu-sapi potong, tidak terdapat perbedaan
Collections
- MT - Economic and Management [3203]
