Model Spasial Kerusakan Lahan dan Pencemaran Air Akibat Kegiatan Pertambangan Emas Sekunder di Daerah Aliran Sungai Raya, Kalimantan Barat
View/ Open
Date
2014Author
Romiyanto, Romiyanto
Barus, Baba
Sudadi, Untung
Metadata
Show full item recordAbstract
tambang, tailing, vegetasi tercekam dan lahan terbuka. Penelitian ini bertujuan
memetakan perubahan penutupan lahan, mengidentifikasi secara visual kerusakan
lahan dan mengembangkan model spasial kerusakan lahan dan pencemaran
perairan akibat penambangan emas sekunder di DAS Raya, Kalimantan Barat.
Perubahan penutupan lahan dan kerusakan lahan diidentifikasi dengan
membandingkan hasil interpretasi secara visual citra Landsat yang diakuisisi
tahun 1992, 2002 dan 2013. Model kerusakan lahan dikembangkan berdasarkan
perkalian skor umur tambang dan jenis tailing, sedangkan skor untuk model
pencemaran perairan didasarkan hasil analisis distribusi spasial kadar total
dissolved solids (TDS) dan Hg air Danau Serantangan. Secondary gold mining activities create mine pits, tailings, stressed
vegetation and unvegetated land. The aims of this study were to draw maps of
land use changes, identify visually land degradation and to develop spatial model
land of degradation and water pollution caused by secondary gold mining
activities in Raya watershed, West Kalimantan.
Collections
- MT - Agriculture [4004]
