Penapisan Virtual Interaksi Senyawa Fenolik dan Amin Biogenis dengan Reseptor Dopamin D2 secara In Silico
View/ Open
Date
2013Author
Indrawan, Indri
Yuliana, Nancy Dewi
Yanuar, Arry
Metadata
Show full item recordAbstract
Prolaktin berperan penting dalam sekresi Air Susu Ibu (ASI). Dalam
kemampuannya sebagai antagonis prolaktin, dopamin akan terikat pada
reseptornya (D2; dikenal dengan identitas 1I15 dalam Protein Data Bank) dan
menekan sekresi prolaktin dari kelenjar pituitari. Ligan yang dapat berinteraksi
dengan reseptor D2 diperlukan sehingga dopamin tidak dapat terikat lagi dengan
reseptornya.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa ligan dalam
tumbuhan yang dapat berinteraksi dengan reseptor dopamin D2 melalui
mekanismenya dan menghasilkan data energi ikatan ligan dengan makromolekul
(energy bebas Gibbs; ΔG). Selain itu, untuk membuat hipotesis interaksi yang
dapat terjadi antara ligan dengan reseptor dopamin D2.Ligan-ligan yang diujikan
berasal dari tumbuhan yang secara pengalaman empiris telah terbukti dapat
meningkatkan volume ASI, juga berasal dari senyawa lain dalam satu kelompok
fenolik yang belum teruji secara pengalaman empiris. Ligan-ligan ini secara alami
terdapat dalam tumbuhan yang lazim dikonsumsi.
Penapisan virtual dilakukan dengan menggunakan ligan yang ditambatkan
pada makromolekul reseptor dopamin D2 kemudian diobservasi nilai energi
ikatan yang terbentuk. Program yang digunakan adalah AutoDock 4.2 berbantu
PyRx 0.8 untuk penapisan virtual, sedangkan untuk visualisasi posisi penambatan
digunakan program bantuan AutoDock Tools 1.5.6rc3, program PyMOL 1.3
(visualisasi tiga dimensi) dan Ligplot+ 1.4.4 (visualisasi dua dimensi) untuk
melihat interaksi yang terjadi. Ligan-ligan yang diujikan antara lain ligan kontrol
(dopamin, loxapin dan domperidon) dan ligan sampel asam kafeat, asam
klorogenat, asam ferulat (sub kelas asam hidroksi sinamat), sesamin,
secoisolariciresinol, pinoresinol, syringaresinol, lariciresinol, matairesinol (sub
kelas lignan), kaempferol, quersetin, mirisetin (sub kelas flavonol), apigenin,
luteolin (sub kelas flavon), naringenin, hesperitin (sub kelas flavanon), catechin,
gallocatechin (sub kelas flavanol), pelargonidin, cyanidin, malvidin (sub kelas
anthocyanidin), prodelphinidin (sub kelas tannin terkondensasi atau
proanthocyanidin), daidzein, genistein, glycitein (sub kelas isoflavon), putrescin,
cadaverin, histamin, tyramin, spermidin, spermin (biogenik amin), serta carvacrol,
thymol (monoterpen fenol).
Senyawa fenolik dan biogenik amindalam tumbuhan yang lazim dikonsumsi
di Indonesia berpotensi sebagai ligan yang dapat berinteraksi dengan
makromolekul reseptor dopaminD2.Nilai energi ikatan ligan (ΔG) tertinggi dan
terendah secara berurutan dimiliki oleh sesamin dan spermin (-7,25; -3,47
kkal/mol). Ikatan hidrogen lebih sering terjadi pada residu THR 84, PHE 119,
ASN 192, PRO 204, dan SER 209. Sedangkan interaksi hidrofobik lebih sering
melibatkan residu TRP 182 dan HIS 189.Hasil in silico ini sangat bermanfaat
dalam memberikan gambaran mengenai mekanisme interaksi yang terjadi dan
sebagai “jembatan” menuju tahapan analisis selanjutnya baik secara in vitro
maupun in vivo.
Collections
- MT - Agriculture Technology [2430]
