Beberapa pendekatan dalam mengatasi penyakit bengkak akar pada kubis
View/ Open
Date
1980Author
Aminuddin, M. Idrus
Zakaria, Michael Abdi;
Tjitrosoma, Siti Soetarmi;
Harran, Said;
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian dilakukan di laboratorium Fitopatologi IPB Bogor dan rumah plastik di IPB Begor serta di Kebun Percobaan Pasir Sarongge. Penelitian dilakukan untuk menguji beberapa pendekatan dalam mengatasi penyakit bengkak akar yang mencakup: pengujian resistensi, pemanfaatan residu tanaman
yang berasal dari pertanaman sebelumnya, dan modifikasi pH tanah yang berasal dari Pacet dan Lembang dengan penambahan kapur.
Bahan inokulum diambil dari tanaman kubis yang terserang penyakit bengkak akar sebanyak 10 gram, ditumbuk dengan mortar, lalu diblender selama satu menit dengan di tambah air suling steril 10 ml, kemudian disaring, dan di peroleh suspensi inokulum. Konsentrasi inokulum ditentukan dengan menghitung jumlah spora/ml cairan dengan haemasito-meter.
Residu tanaman yang dipakai berupa daun-daun dari sisa tanaman sehabis panen. Daun-daun tersebut
dijemur dalam panas matahari selama dua hari, setelah itu dimasukkan ke dalam oven dengan suhu 6o⁰c selama 24 jam. Bahan yang sudah kering digiling dengan gilingan daging, lalu disaring dengan ayakan berukuran 2x2 mm. Untuk perlakuan residu tanaman digunakan residu tanaman: tanah ialah 1 : 100 atau 1% (b/b kering}.
Collections
- MT - Agriculture [4039]
