View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Prediksi Jumlah Kejadian Titik Panas (Hotspot) menggunakan Model Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA) di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (418.7Kb)
      Fulltext (1.708Mb)
      Lampiran (696.0Kb)
      Date
      2023
      Author
      Rakha, Maisan
      Murdiyarso, Daniel
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Peranan lahan gambut salah satunya adalah menjadi tempat penyimpanan karbon dan pencegah banjir karena daya tampung dan kemampuannya yang tinggi dalam menyerap air pada musim hujan. Jika lahan mengalami kebakaran, maka karbon yang tersimpan akan dilepaskan ke atmosfer yang dapat mempengaruhi iklim global. Untuk itu dibutuhkan suatu cara untuk memprediksi kemungkinan kebakaran lahan yang akan terjadi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA). SARIMA merupakan modifikasi dari metode ARIMA yang dapat melakukan prediksi pada data deret waktu dengan memperhitungkan faktor musiman. SARIMA dipilih sebagai model yang digunakan dalam penelitian ini karena ARIMA tidak cocok digunakan pada data deret waktu yang memiliki pola musiman. SARIMA dapat dijelaskan dengan notasi SARIMA(p,d,q)(P,D,Q)S, dimana p adalah ordo autoregressive (AR) non-musiman, d adalah banyaknya proses differencing pada bagian non-musiman, q adalah ordo moving average (MA) non-musiman, P adalah ordo AR musiman, D adalah banyaknya proses differencing pada bagian musiman, Q adalah ordo MA musiman dan S adalah ordo musiman. Kabupaten Bengkalis dipilih sebagai wilayah kajian karena merupakan salah satu kabupaten yang memiliki sebaran lahan gambut terluas di Provinsi Riau yang mencapai 69,68% dari luas total dataran kabupaten. Penelitian ini dilakukan menggunakan data titik panas (hotspot) periode 2001 sampai 2021 di wilayah Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model prediksi terbaik yaitu model SARIMA(1,0,0)(1,1,1)12. Model SARIMA(1,0,0)(1,1,1)12 dipilih karena memenuhi syarat pendugaan parameter, memenuhi asumsi galat white noise dan berdistribusi normal. Model memiliki nilai AIC (Akaike Information Criterion) terkecil dibanding model tentatif lainnya, serta nilai NRMSE (Normalized Root Mean Square Error) sebesar 24%. Nilai AIC digunakan untuk memilih model SARIMA terbaik dengan melihat model SARIMA yang menghasilkan nilai AIC terkecil. Hasil ini membuat model SARIMA dapat dikatakan cukup (sufficient) dalam memprediksi kejadian titik panas (hotspot) di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/116946
      Collections
      • UT - Geophysics and Meteorology [1726]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository