Kajian Citra Alos Palsar Resolusi Rendah untuk Klasifikasi Tutupan Hutan dan Lahan Skala Regional Pulau Jawa.
Abstract
Pulau Jawa adalah pulau dengan populasi terpadat di dunia yang luas daratannya 6.9% (13,219,000 ha) dari wilayah kepulauan Indonesia dan dihuni hampir 131.8 juta jiwa atau sebesar 60% dari total penduduk Indonesia (BPS, 2007). Seiring pertumbuhan populasi maka kebutuhan ruang pertanian, pemukiman dan industri pun semakin meningkat. Fenomena ini disebabkan oleh pesatnya perubahan penutupan lahan, terutama area kehutanan yang menjadi wilayah pembangunan. Untuk memonitor kecepatan perubahan ini maka dibutuhkan pengembangan tehnik pemantauan sumber daya hutan yang murah dan cepat. Dalam beberapa hal, penginderaan jarak jauh terbukti sebagai alat yang efektif dan akurat untuk mendeteksi perubahan penutupan lahan. Di Indonesia, penginderaan jarak jauh optik sudah umum digunakan. Akan tetapi data penginderaan jarak jauh optik memiliki keterbatasan untuk memonitor dan mendeteksi objek di bawah awan, kondisi berasap, atau berkabut. Kini, perkembangan data radar seperti ALOS PALSAR telah memberikan perspektif baru. Data-data tersebut telah digunakan oleh publik sejak satelit ALOS (Advance Land Observing Satelit) diluncurkan oleh Jepang pada 24 Januari 2006.
Collections
- UF - Forest Management [3314]


