View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Conservation of Forest and Ecotourism
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Conservation of Forest and Ecotourism
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Sebaran Spasial Jejak Aktivitas dan Pemanfaatan Kuau Raja (Argusianus argus) oleh Suku Anak Dalam di Taman Nasional Bukit Duabelas

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (886.9Kb)
      Fulltext (3.253Mb)
      Lampiran (774.7Kb)
      Date
      2023
      Author
      Affandi, Rasyid
      Santosa, Yanto
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kuau argus besar (Argusianus argus) merupakan salah satu satwa buruan yang telah dimanfaatkan masyarakat Suku Anak Dalam sejak zaman dahulu di Taman Nasional Bukit Dua Belas. Namun data terkait keberadaan populasi, aktivitas, dan pemanfaatan kuau raja di Taman Nasional Bukit Dua Belas masih terbatas. Oleh karena itu, perlu dilakukan kajian lebih lanjut terkait sebaran spasial dan bentuk pemanfaatan kuau argus oleh masyarakat Suku Anak Dalam di Taman Nasional Bukit Duabelas. Metode yang digunakan berupa pengamatan langsung pada 9 jalur transek sepanjang 1 km, analisis vegetasi untuk mengidentifikasi karakteristik vegetasi dan habitat, serta wawancara dengan pihak-pihak terkait digunakan untuk mengetahui strategi pemanfaatan kuau oleh masyarakat Suku Anak Dalam di Taman Nasional Bukit Duabelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat enam jenis jejak aktivitas kuau raja yang ditemukan, berupa bekas makan, rontok bulu, jejak kaki, arena tari, perjumpaan langsung, dan suara. Bentuk sebaran spasial yang ditemukan mengelompok (Ip>0). Kuau raja dominan digunakan sebagai bahan konsumsi pribadi oleh Suku Anak Dalam. Selain itu, untuk memanen kuau raja, masyarakat Suku Anak Dalam dapat menggunakan beberapa alat berburu berupa jerat, kecepek, senapan angin, dan tombak, serta umumnya dilakukan pada malam hari. Pengelolaan habitat, serta monitoring populasi kuau raja yang berkelanjutan perlu dilakukan untuk mengetahui upaya pelestarian kuau raja yang tepat di Taman Nasional Bukit Duabelas.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/116780
      Collections
      • UT - Conservation of Forest and Ecotourism [2503]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository