View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Dosis dan Frekuensi Pemupukan NPK terhadap Produksi Biji Kering Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus L.)

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (374.8Kb)
      Fullteks (743.9Kb)
      Lampiran (602.1Kb)
      Date
      2023
      Author
      Hidayah, Maulida Neva
      Melati, Maya
      Purnamawati, Heni
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus L.) memiliki berbagai kandungan protein, asam amino, dan nutrisi. Polong muda nya biasa dikonsumsi masyarakat Indonesia sebagai sayuran. Biji kecipir memiliki potensi sebagai subtitusi kedelai karena memiliki kandungan protein yang hampir sama dengan kedelai. Budidaya kecipir di Indonesia terus memerlukan perbaikan untuk peningkatan produksi terutama untuk varietas baru yang memerlukan rekomendasi pemupukan. Dosis dan frekuensi pemupukan diperlukan untuk tanaman kecipir yang pembungaannya bertahap. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan mempelajari dosis dan frekuensi pemupukan NPK yang tepat untuk mengetahui pengaruhnya terhadap pertumbuhan tanaman dan produksi biji kering. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Cikarawang IPB, Bogor, sejak bulan Mei sampai Oktober 2022. Kecipir yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan varietas Fairuz IPB. Penelitian ini menggunakan rancangan kelompok lengkap teracak (RKLT) faktorial dengan dua faktor yaitu dosis pupuk NPK (0, 75, 150, 225 kg ha-1) dan frekuensi pemupukan (1, 2, 3 kali). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian dosis pupuk NPK berpengaruh nyata hanya pada tinggi tanaman saat umur 35, 49, dan 63 HST. Perlakuan dosis pupuk NPK dan frekuensi pemupukan tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap produksi biji kering kecipir diduga karena kemasaman tanah yang belum cukup teratasi dengan penambahan kapur.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/116531
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7633]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository