Komposisi dan Struktur Vegetasi Pasca Kebakaran di Kesatuan Hidrologi Gambut (KHG) Kepulauan Meranti, Riau
Abstract
Kebakaran berdampak pada perubahan komposisi jenis penyusun hutan, terutama pada hutan gambut yang memiliki ekosistem unik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komposisi jenis di lahan pasca kebakaran pada perbedaan tahun kebakaran serta frekuensi kebakaran. Identifikasi area bekas kebakaran memanfaatkan indeks Normalized Burn Ratio (NBR) dan nilai difference Normalized Burn Ratio (dNBR). Data hotspot MODIS digunakan sebagai data pendukung area kebakaran serta dimanfaatkan sebagai penentuan periode kebakaran. Penelitian dilakukan di Kepulauan Meranti, Riau dengan pengumpulan data di lapangan menggunakan teknik purposive sampling pada kondisi hutan pasca kebakaran tahun 2014, 2018 dan 2019, serta 2020. Keanekaragaman jenis pada lahan pasca kebakaran tahun 2014 ditemukan 10 spesies, pada lahan pasca kebakaran keterulangan 2018 dan 2019 diperoleh 9 spesies, sedangkan pada lahan pasca kebakaran tahun 2020 ditemukan 7 spesies. Hasil suksesi pasca kebakaran hanya mencapai tingkat permudaan pancang. Tingkat tiang dan pohon yang
ditemukan merupakan individu yang tahan terhadap kebakaran dan bukan merupakan hasil suksesi. Disisi lain, Asplenium sp. merupakan spesies tingkat tumbuhan bawah yang mendominasi di seluruh petak contoh.
