View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Anatomy, Phisiology and Pharmacology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Anatomy, Phisiology and Pharmacology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Deteksi Suhu Permukaan Tubuh Sapi Mastitis Menggunakan Kamera Termal Inframerah

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (382.8Kb)
      Full Text (893.2Kb)
      Lampiran (862.5Kb)
      Date
      2022-12-29
      Author
      Azkandhiya, M. Hilman
      Santoso, Koekoeh
      Novelina, Savitri
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Mastitis merupakan peradangan saluran ambing akibat infeksi bakteri Staphylococcus aureus dan Streptococcus agalactiae yang dapat menyebabkan penyakit sistemik dan dapat mengakibatkan menurunnya produksi susu. Metode pengujian mastitis telah banyak dilakukan, salah satunya kamera termal inframerah untuk membantu diagnosa sapi mastitis, suhu sapi mastitits dapat dideteksi dini menggunakan kamera termal inframerah atau memudahkan deteksi. Penelitian ini bertujuan mendeteksi, membandingkan dan menentukan rata-rata suhu permukaan sapi non-mastitis dan sapi mastitis berdasarkan suhu permukaan ambing, suhu lingkungan, suhu per regio, dan suhu rektal di daerah Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pengambilan termal suhu tubuh sapi dilakukan pada pukul 05.00-06.00 dan 14.00-15.00 selama lima hari di lima kandang yang berbeda. Regio yang dipotret citra termalnya adalah regio mata, hidung, toraks, abdomen, empat kuartir ambing, vulva. Hasil rata-rata keseluruhan suhu permukan tubuh sapi nonmastitis dan sapi mastitis yaitu mata 32.33±0.25 dan 33.79±0.37, hidung 29.60±0.89 dan 31.54±0.96, toraks 31.69±0.58 dan 32.54±0.79, abdomen 31.03±0.35 dan 32.35±0.60, kuartir kiri depan 31.75±0.48 dan 32.99±0.57, kuartir kiri belakang 32.13±0.85 dan 32.95±0.95, kuartir kanan depan 32.14±0.00 dan 33.50±0.49, kuartir kanan belakang 31.87±0.57 dan 33.04±0.73, vulva 32.32±0.59 dan 33.55±0.40. Regio tubuh terbaik mendeteksi suhu permukaan sapi mastitis yaitu regio mata, hidung, kuartir ambing belakang, dan vulva, sedangkan regio yang mendekati suhu inti adalah mata dan vulva.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/115738
      Collections
      • UT - Anatomy, Phisiology and Pharmacology [1047]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository