Mikoriza Arbuskula pada Padi Gogo Tumpang Sari dengan Bawang Merah
Abstract
IKHSANNUL AMAL. Mikoriza Arbuskula pada Padi Gogo Tumpang Sari
dengan Bawang Merah. Dibimbing oleh NAMPIAH SUKARNO dan AHMAD
JUNAEDI
Aplikasi cendawan mikoriza arbuskula (CMA) merupakan salah satu upaya
untuk meningkatkan produktivitas padi gogo. Penelitian ini bertujuan menganalisis
pengaruh CMA dan sistem tanam terhadap pertumbuhan vegetatif serta
produktivitas padi dan bawang merah. Penelitian menggunakan rancangan acak
lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu kombinasi sistem tanam padi dengan
bawang merah dan inokulasi CMA. Parameter yang diamati pada padi dan bawang
merah ialah persentase kolonisasi CMA, tinggi tanaman, jumlah daun, volume dan
bobot akar, sedangkan untuk padi terdapat parameter lain yaitu jumlah anakan,
bobot batang, helai daun, seludang daun, dan malai, nilai SPAD, kerapatan malai,
jumlah butir, persentase gabah isi dan gabah hampa, bobot 100 butir, indeks panen,
dan rasio tajuk:akar. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi CMA dan sistem
penanaman tidak memengaruhi pertumbuhan vegetatif tetapi memengaruhi
beberapa parameter pertumbuhan generatif tanaman padi seperti bobot malai,
persentase gabah isi, indeks panen dan persentase gabah hampa. Kolonisasi CMA
pada padi yang ditumpangsarikan dengan bawang merah yang diinokulasi CMA
meningkatkan rasio tajuk:akar padi dan tinggi tanaman bawang merah. IKHSANNUL AMAL. Arbuscular Mycorrhizal Symbiosis of Upland Rice
Intercropped with Shallots. Supervised by NAMPIAH SUKARNO and AHMAD
JUNAEDI
Arbuscular mycorrhizal fungal (AMF) application is one of the efforts to
increase the upland rice productivity. This study aimed to analyze the effect of AMF
application and planting system on the vegetative growth and productivity of rice
and shallots. This study used a completely randomized design with one factor,
namely a combination of rice planting system with shallots and AMF inoculation.
The parameters measured in rice and shallots were plant height, number of leaves,
volume and weight of root. Meanwhile, for rice there were additional parameters
observed namely number of tillers, weight of stem, leaf blade, leaf sheath, and
panicle, SPAD value, panicle density, number of grains, percentage of filled and
empty grains, weight of one hundred grains, harvest index, and shoot:root ratio. The
results showed that the combination of AMF application and planting system did
not affect vegetative growth but did affect several parameters of generative growth
of rice such as panicle weight, percentage of filled grain, harvest index and
percentage of empty grain. AMF colonization in intercropped rice and shallots
increased shoot:root ratio and shallots plant height.
Collections
- UT - Biology [2401]
