Pengaruh Panjang Keratan terhadap Keberhasilan Cangkok Pamelo (Citrus maxima (Burm.) Merr.)
Date
2022-12-16Author
Latifah, Antik
Susanto, Slamet
Hapsari, Dhika Prita
Metadata
Show full item recordAbstract
Pamelo (Citrus maxima (Burm) Merr.) sangat potensial untuk
dikembangakan karena memiliki karateristik yang khas. Pamelo (Citrus
maxima) merupakan salah satu tanaman buah yang dapat diperbanyak dengan
perbanyakan vegetatif cangkok. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mempelajari pengaruh panjang keratan terhadap keberhasilan cangkok dan
memperoleh informasi mengenai panjang keratan optimal dalam
mencangkok tanaman jeruk pamelo. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun
Percobaan Cikabayan, Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas
Pertanian IPB dan Laboratorium Pasca Panen IPB dari Februari hingga Juni
2022. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Kelompok
Lengkap Teracak (RKLT) faktor tunggal pengaruh panjang keratan
diantaranya 1,5 cm, 3 cm, 4,5 cm, dan 6 cm. Hasil percobaan menunjukkan
perbedaan yang nyata antar perlakuan pada variabel pengamatan jumlah daun
muda cangkok, luas daun total cangkok, tingkat kehijauan daun, bobot basah
akar, panjang akar rata-rata, dan jumlah tunas setelah pindah tanam. Panjang
keratan 6 cm menunjukkan nilai beberapa parameter pengamatan yang lebih
tinggi dibandingkan perlakuan lainnnya, walaupun demikian secara umum
pada kenyataannya panjang keratan 1,5 cm, 3 cm, 4,5 cm, dan 6 cm
merupakan panjang keratan yang cukup optimal karena menghasilkan
persentase hidup yang tinggi, baik saat masih berada pada pohon induk
maupun setelah ditanam ke dalam polibag.
