Analisis Ketersediaan Beras di Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2022-2026
Date
2022Author
Ramadhana, Dandy Putra
Krisnamurthi, Bayu
Herawati, Herawati
Metadata
Show full item recordAbstract
Sebagai produsen beras terbesar di di luar pulau Jawa, Sulawesi Selatan
mengalami surplus. Namun, surplus tersebut mengalami penurunan pada tahun
2018-2020 dan kembali naik pada tahun 2021. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis ketersediaan beras tahun 2022-2026. Penelitian ini menggunakan data
time series selama 21 tahun dari tahun 2000 hingga tahun 2021. Data diolah
menggunakan metode ARIMA dan melakukan analisis ketersediaan beras
menggunakan 2 skenario, yaitu skenario optimis dan skenario pesimis. Hasil
peramalan menggunakan model ARIMA menunjukkan ketersediaan beras di
Sulawesi Selatan 2022-2026 mengalami peningkatan surplus dan mampu
memenuhi konsumsi beras penduduk Sulawesi Selatan. Analisis ketersediaan beras
menggunakan skenario optimis menunjukkan ketersediaan beras di Provinsi
Sulawesi Selatan mampu memenuhi konsumsi beras penduduk dan mengalami
peningkatan surplus setiap tahunnya. Sedangkan untuk skenario pesimis
menunjukkan penurunan beras setiap tahunnya dan pada tahun 2026 tidak terdapat
surplus beras di Sulawesi Selatan. Apabila penurunan tersebut berlanjut hingga
tahun 2027, maka Sulawesi Selatan akan mengalami defisit dalam memenuhi
kebutuhan beras penduduk.
Collections
- UT - Agribusiness [4776]
