Analisis Potensi Wisata Snorkeling dan Diving Menggunakan Sistem Informasi Geografis di Kepulauan Togean, Sulawesi Tengah
Abstract
Kepulauan Togean memiliki kekayaan dan keaneka-ragaman sumber daya alam yang baik, salah satunya adalah terumbu karang. Potensi ini memberikan kesempatan besar dalam bidang kepariwisataan, khususnya wisata bahari. Sehubungan belum ada pemetaan zona-zona potensial wisata baharí khususnya wisata snorkeling dan diving di Kepulauan Togean, maka perlu dilakukan pengkajian analisis potensi wisata tersebut. Didukung oleh data-data survei yang pernah dilakukan serta perkembangan teknologi penginderaan jauh dan SIG maka akan lebih mudah untuk mendapatkan informasi dalam waktu singkat. Penelitian ini dilakukan mulai dari Juni - Desember 2008. Data yang digunakan merupakan data hasil survei Allen dan McKenna (2001), Prasetyati (2004), CII (2008) dan Livson (2008). Tahapan image processing yang dilakukan pada penelitian ini meliputi mosaik citra, pemulihan citra, penajaman citra dan klasifikasi citra. Metode klasifikasi citra yang digunakan adalah dengan metode unsupervised classification sedangkan metode analisis data menggunakan cell based modeling. Nilai spektral substrat dasar perairan pada citra ALOS berkisar antara 7,81 - 8,45. Terumbu karang hidup memiliki kisaran 7,814 - 7,902, terumbu karang mati memiliki kisaran 7,964 - 8,034, lamun memiliki kisaran 8,017 - 8,216, pasir memiliki kisaran 8,266 - 8,457. Berdasarkan interpretasi dari kenampakan citra ALOS, terumbu karang terbanyak terdapat di sebelah baratdaya Pulau Batudaka. Menurut pola terumbu karang Tomascik et al. (1997), maka dapat disimpulkan bahwa di daerah tersebut terdapat 3 tipe terumbu karang diantaranya adalah fringing reef, barrier reef dan atoll. Secara umum pesisir Kepulauan Togean sangat potensial untuk dijadikan andalan wisata bahari di Sulawesi Tengah, khususnya wisata snorkeling dan diving. Lokasi-lokasi dengan kategori sangat sesuai (S1) untuk snorkeling dan diving terlihat di sekitar P. Taupan, P. Batudaka (Tg. Copatanah, Ds. Kulingkinari, Tg. Kulingkinari, Ds. Bomba, Ds. Siatu, Tg. Kubur, Tg. Kanao, Tk. Tangkubi, Tg. Pantapa, Tg. Palada, Tg. Luluango, Tg. Batutiga, Tg. Kalemo, Tg. Leo, Tk. Lindo), sebelah utara Pulau Batudaka (Pasir Tengah Atoll, P. Pinumota, P. Pohondongo), sekitar P. Togean (Tg. Pomangana, Tg. Timpoon, Tk. Kilat, Ds. Katupat, Tg. Karanji, Ds. Melam, Ds. Tingaul, Ds. Panabali, Tg. Pipingkot, Tg. Pongiutan, Tg. Batulunioto, Tg. Bakar), sebelah utara P. Togean (P. Pangempa dan Ds. Tongkabo), sekitar P. Malenge, sekitar P. Unauna, sekitar P. Kadidi, dan sebelah utara P. Kadidi.

