View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Forestry
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Forestry
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Kayu Magnetik Berbahan Dasar Kayu Jabon Terimpregnasi Partikel Nano-magnetit Secara Eksitu dengan Berbagai Dispersan

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (590.9Kb)
      Fulltext (1.194Mb)
      Lampiran (366.9Kb)
      Date
      2022-09-01
      Author
      Wahyuningtyas, Irma
      Rahayu, Istie Sekartining
      Maddu, Akhiruddin
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kayu jabon (Anthocephalus cadamba Miq.) merupakan spesies kayu cepat tumbuh yang masih terbatas pemanfaatannya karena kualitasnya yang rendah, sehingga mendorong dilakukannya penelitian ini untuk memodifikasi kayu jabon menjadi kayu magnetik. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis sifat fisis dan karakterisasi kayu jabon magnetik hasil impregnasi nano-magnetit dengan dispersan yang berbeda. Dispersan yang digunakan adalah furfuryl alcohol (FA) dan polyethylene glycol (PEG), yang mengandung tiga konsentrasi nano-magnetit, antara lain 7,5%, 10%, dan 12,5%. Proses impregnasi dilakukan di dalam tabung impregnasi, diawali dengan vakum sebesar 0,5 bar selama 120 menit dan tekanan sebesar 1 bar selama 120 menit. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang nyata pada sifat fisis kayu jabon setelah pemberian dispersan FA/PEG. Keberadaan nano-magnetit di dalam rongga sel kayu jabon dikonfirmasi oleh hasil pengamatan SEM-EDX (Scanning Electron Microscope-Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy) yang menunjukkan kandungan Fe yang meningkat dalam kayu jabon magnetik. Analisis FT-IR (Fourier Transform Infrared Spectroscopy) juga menunjukkan munculnya gugus fungsi Fe-O, cincin furan, dan etilen glikol pada kayu terimpregnasi. Selain itu, hasil analisis XRD (X-Ray Diffraction Analysis) menyatakan terjadi penurunan derajat kristalinitas yang diakibatkan oleh masuknya bahan impregnan ke dalam kayu. Sifat magnetik kayu jabon terimpregnasi yang diamati dengan alat VSM (Vibrating Sample Magnetometer) cenderung meningkat seiring dengan meningkatnya konsentrasi nano-magnetit. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa FA lebih baik digunakan sebagai dispersan, dibandingkan dengan PEG. Perlakuan konsentrasi nano-magnetit yang paling optimal untuk kayu jabon adalah 12,5%.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/114314
      Collections
      • MT - Forestry [1511]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository