Analisis Pemasaran Mangga Cengkir (Mangifera indica l.) di Desa Temiyangsari, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu
Abstract
Desa Temiyangsari merupakan salah satu desa di Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu yang dikenal sebagai penghasil Mangga Cengkir. Selain fluktuasi harga pada panen raya, buah mangga yang mudah rusak ketika melalui saluran pemasaran juga diperhitungkan sehingga memengaruhi harga jual Mangga Cengkir. Semakin panjang saluran pemasaran, maka semakin banyak lembaga pemasaran yang terlibat sehingga semakin banyak lembaga yang menentukan harga. Marjin yang tinggi dapat menyebabkan penerimaan petani Mangga Cengkir rendah sedangkan posisi tawar Petani Mangga Cengkir lemah dalam menentukan harga di pasar. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis saluran dan fungsi pemasaran usahatani Mangga Cengkir di Desa Temiyangsari, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, (2) menganalisis struktur, perilaku, dan kinerja pasar Mangga Cengkir di Desa Temiyangsari, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat empat lembaga pemasaran yang membentuk lima saluran pemasaran dengan berbagai fungsi pemasaran kecuali fungsi pengolahan, (2) Struktur pasar di setiap lembaga pemasaran adalah oligopsoni terkonsentrasi tinggi, kecuali di tingkat pedagang pengecer luar yang merupakan oligopoli terkonsentrasi tinggi terhadap lembaga pemasaran sebelumnya sehingga berimplikasi pada penentuan harga, keterikatan petani, dan sistem pembayaran. Oleh karena itu, sebagian besar petani menggunakan saluran pemasaran 2 dan 3 dengan marjin terbesar dan farmer’s share terkecil sehingga kinerja pasar belum efisien.
