Persepsi Petani terhadap Usaha Hutan Rakyat dan Kontribusinya terhadap Pendapatan Rumah Tangga: Studi Kasus Hutan Rakyat di Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur
Abstract
Hutan rakyat adalah salah satu sumber daya alam memiliki potensi untuk
berperan penting dalam pembangunan sektoral di suatu daerah. Usaha hutan rakyat
terdiri dari empat sub sistem, yaitu sub sistem produksi, sub sistem pengolahan, sub
sistem pemasaran, serta sub sistem kelembagaan. Perubahan pada satu sub sistem
akan mempengaruhi sub sistem yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi karakteristik petani hutan rakyat di Kecamatan Tegaldlimo,
menganalisis persepsi petani terhadap usaha hutan rakyat, dan menganalisis
kontribusi usaha hutan rakyat terhadap pendapatan rumah tangga. Metode yang
digunakan adalah analisis deskriptif dengan menggunakan data kualitatif dan
kuantitatif. Sampel yang dipilih sebanyak 32 responden menggunakan metode
convenience sampling. Karakteristik petani hutan rakyat di Kecamatan Tegaldlimo
didominasi dengan umur yang produktif, memiliki pendidikan yang tergolong
sedang, pekerjaan utama didominasi oleh petani, sebagian besar petani tidak
memiliki pekerjaan sampingan, memiliki jumlah tanggungan keluarga yang
tergolong kecil, pengalaman lama bertani dalam kategori baru, sebagian besar
petani memiliki lahan garapan hutan rakyat yang tidak luas, sebagian besar petani
menerapkan pola agroforestri. Persepsi petani terhadap sub sistem produksi
(62,50%), sub sistem pengolahan (78,13%), sub sistem pemasaran (56,25%), sub
sistem kelembagaan (53,13%). Kontribusi pendapatan petani hutan rakyat terhadap
pendapatan rumah tangga rata-rata sebesar 1,28%. Sebagian besar petani (90,63%)
sudah memiliki pendapatan yang layak berdasarkan UMK Banyuwangi 2022.
Collections
- UT - Forest Management [3207]
