Produksi dan Kualitas Susu Kambing Saanen yang diberi tepung daun berbeda pada fase setelah puncak laktasi,
Abstract
Air susu merupakan bahan makanan yang berasal dari mamalia yang terdiri
dari air, lemak susu dan bahan kering tanpa lemak. Kambing saanen merupakan
salah satu kambing penghasil utama pengganti susu sapi yang digunakan untuk
memenuhi kebutuhan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
produksi dan kualitas susu kambing perah Saanen setelah 2 bulan laktasi selama 2
bulan untuk pakan tepung daun yang berbeda yaitu daun katuk (Sauropus
androgynus), daun kelor(Moringa oleifera), daun torbangun (Coleus amboinicus
Lour) dan ampas kecap sebagai pakan kontrol. Rancangan Acak Kelompok (RAK)
digunakan dalam penelitian uji produksi dan kualitas susu Data yang diperoleh
dianalisis dengan ANOVA kemudian dilakukan uji lanjut menggunakan uji
DUNCAN apabila terdapat perbedaan. Berdasarkan percobaan tersebut diperoleh
hasil tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap produksi dan kualitas susu yang
digunakan pada pemberian tepung daun katuk, tepung daun kelor, dan tepung daun
torbangun sebagai pengganti (substitusi) ampas kecap. Milk is a food ingredient of mammalian origin which consists of water, milk
fat and nonfat dry matter. Saanen goat is one of the main producing goats as a
substitute for cow's milk which is used to meet the needs of the community. This
research intend the productions and also quality of Saanen does milk 2 months after
lactation period for 2 months with different leaf meal feed, namely katuk leaf
(Sauropus androgynus), Moringa leaf (Moringa oleifera), torbangun leaf (Coleus
amboinicus Lour) and soy sauce dregs as control feed. Randomized Block Design
(RBD) was used in research to test milk production and quality.
The data obtained were analyzed by ANOVA and then further tested using the
DUNCAN test if there were differences. Based on these experiments, the results
were not significantly different (P>0.05) on the production and quality of milk used
in giving katuk leaf flour, moringa leaf flour, and torbangun leaf flour as a substitute
for soy sauce dregs.
