View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Tingkat Kemasakan Benih Padi Varietas IPB 3S dan Hubungannya dengan Pematahan Dormansi

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (450.9Kb)
      Fullteks (1.814Mb)
      Lampiran (2.084Mb)
      Date
      2022
      Author
      Putri, Astari Abyan
      Ilyas, Satriyas
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Waktu panen benih padi yang tepat dapat memaksimalkan hasil dan mutu benih. Benih masak fisiologis ditandai dengan bobot kering dan vigor benih maksimum. Penelitian bertujuan menentukan masak fisiologis benih padi varietas IPB 3S, serta mendapatkan metode pematahan dormansi yang tepat. Penentuan masak fisiologis menggunakan rancangan acak lengkap satu faktor, yaitu tingkat masak (kuning ½ malai, kuning ¾ malai, kuning seluruh malai, malai kuning kering, dan lewat waktu panen). Satuan panas tanaman diperoleh dari pengukuran suhu harian mulai tanam hingga panen. Pematahan dormansi benih menggunakan rancangan acak lengkap tersarang dua faktor, faktor pertama yaitu periode afterripening (0, 1, dan 2 minggu setelah simpan atau MSP) dan faktor kedua yaitu perendaman KNO3 (KNO3 0,2% dan kontrol). Perendaman benih dengan KNO3 tersarang dalam periode after-ripening. Masak fisiologis benih tercapai pada tingkat masak malai kuning kering 34 hari setelah antesis dengan ciri seluruh bulir pada malai berwarna kuning kering serta daun bendera dan daun dalam satu rumpun telah mengering, dengan bobot kering benih 3,788 g dan kadar air 16,4%. Satuan panas yang dibutuhkan hingga mencapai masak fisiologis sebesar 2204,4 0 Cd. Benih padi varietas IPB 3S yang telah dikeringkan (kadar air 8–10%) belum patah dormansinya hingga periode penyimpanan after-ripening 2 MSP pada suhu 18–20 0 C. Teknik pematahan dormansi dengan merendam benih dalam larutan KNO3 0,2% selama 36 jam pada suhu 28–30 0 C mampu mematahkan dormansi benih sebelum disimpan (0 MSP) dengan daya berkecambah 94,3%, dan seiring dengan meningkatnya periode after-ripening (1 MSP dan 2 MSP) viabilitas dan vigor benih semakin meningkat.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/113330
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository