View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Economic and Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Economic and Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis Dampak Desentralisasi Fiskal terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Kemiskinan di Provinsi Sumatera Selatan

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (401.3Kb)
      Fullteks (873.4Kb)
      Lampiran (196.7Kb)
      Date
      2022-08-03
      Author
      Malau, Daniel Bonartua
      Rindayati, Wiwiek
      Purnamadewi, Yeti Lis
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Desentralisasi Fiskal sudah berjalan lebih dari 20 tahun dan dilakukan setiap kabupaten/kota di Indonesia. Ditinjau dari aspek realisasi pendapatan daerah, desentralisasi fiskal di Provinsi Sumatera Selatan relatif baik dimana dalam aspek tersebut Provinsi Sumatera Selatan menempati posisi ketiga tertinggi di Pulau Sumatera. Namun tingginya pendapatan daerah tersebut tidak sejalan dengan tingkat kesejahteraan masyarakat Provinsi Sumatera Selatan yang ditunjukan oleh nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan kemiskinan. Tingkat IPM Provinsi Sumatera Selatan berada pada posisi ke tiga terbawah dan persentase kemiskinan juga pada posisi yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja desentralisasi fiskal di Sumatera Selatan pada tahun 2013-2020 dengan variabel derajat desentralisasi fiskal dan belanja modal. Penelitian ini juga bertujuan menganalisis faktor-faktor desentralisasi fiskal yang mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan kemiskinan di Sumatera Selatan. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder 15 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera selatan dengan periode tahun 2013 – 2020. Metode analisis yang digunakan adalah model ekonometrik data panel Hasil analisis deskriptif menunjukan bahwa Derajat Desentralisasi Fiskal (DDF) di Sumatera Selatan secara keseluruhan masih berada pada kategori sangat rendah, hanya Kota Palembang yang memiliki DDF kategori cukup. Belanja Modal yang dikeluarkan masing-masing kabupaten/kota tergolong sudah besar dilihat dari persentase terhadap total belanja langsung dengan besaran lebih dari 40 persen. Hasil analisis panel data menunjukan bahwa DDF berpengaruh signifikan terhadap peningkatan IPM, tetapi tidak berpengaruh signifikan dalam pengentasan kemiskinan di Sumatera Selatan. Alokasi belanja modal kabupaten/kota di Sumatera Selatan berpengaruh signifikan terhadap pengentasan kemiskinan, tetapi dalam peningkatan IPM tidak signifikan. Variabel Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) signifikan terhadap peningkatan IPM dan pengentasan kemiskinan di Sumatera Selatan. Fasilitas pendidikan, dan Fasilitas kesehatan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan IPM di Sumatera Selatan. Tingkat penganguran terbuka dan gini rasio berpengaruh signifikan terhadap penurunan kemiskinan di Provinsi Sumatera Selatan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/113191
      Collections
      • MT - Economic and Management [3203]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository