Potensi Penggunaan Nanoteknologi dalam Pengembangan Antelmintik untuk Hewan : Literature Review
Date
2022-07-26Author
Putri, Dinda Aisyah
Arif, Ridi
Setiadi, Dedi Rahmat
Metadata
Show full item recordAbstract
Penggunaan antelmintik sintetik berkelanjutan menimbulkan resistensi pada
sejumlah spesies cacing yang menyebabkan penurunan efikasi antelmintik.
Pengembangan antelmintik hewan bertujuan menurunkan risiko resistensi sehingga
efektivitas antelmintik dapat ditingkatkan. Dewasa ini, pengembangan antelmintik
hewan telah sampai pada rekayasa materi dalam skala nano atau disebut nanoteknologi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan hasil penelitian primer dalam
mengevaluasi efektivitas antelmintik nanopartikel dengan pendekatan analisis meta.
Sebanyak 47 literatur penelitian primer diperoleh dengan menggunakan kata kunci kata
kunci anthelmintic in vitro, anthelmintic in vivo, nanotechnology anthelmintic,
anthelmintic nanoparticle, dan anthelmintic nanosuspension. Publikasi diperoleh dari
beberapa search engine, meliputi pubmed, science direct, ebsco-host, dan google
scholar pada rentang tahun 2013-2021. Secara in vitro, peningkatan efikasi antelmintik
nanopartikel diketahui berdasarkan nilai effect size cumulative paralysis dan death time
kelompok studi antelmintik nanopartikel dibandingkan kelompok kontrol negatif
berturut-turut sebesar -50,442 ± 24,24 dan -10,195 ± 5,80. Adapun secara in vivo,
peningkatan efikasi diketahui berdasarkan nilai effect size cumulative EPG kelompok
antelmintik nanopartikel sebelum dan sesudah perlakuan sebesar -2,263 ± 2,05. Nilai
effect size cumulative ini lebih besar dibandingkan kelompok perlakuan kontrol positif
yang diberikan antelmintik sintetik ruah.
