View Item 
      •   IPB Repository
      • IPBana
      • Articles
      • Faculty of Forestry
      • Forest Resource Conservation and Ecotourism
      • View Item
      •   IPB Repository
      • IPBana
      • Articles
      • Faculty of Forestry
      • Forest Resource Conservation and Ecotourism
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Studi Nilai Penting Kawasan Bagi Keanekaragaman Hayati Di Areal Koperasi Rimba Tiga Lestari Kabupaten Kotawaringin Barat Dan Lamandau Provinsi Kalimantan Tengah

      (Important Value Of The Area For Biodiversity In The Area Of The Rimba Tiga Lestari Cooperative, Kotawingin Barat And Lamandau Regency, Central Kalimantan Province)

      Thumbnail
      View/Open
      Fullteks (769.4Kb)
      Date
      2022
      Author
      Arief, Harnios
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Koperasi Rimba Tiga Lestari dengan luas 458,28 Ha dalah unit usaha yang bergerak dibidang kehutanan khususnya Hutan Tanaman Rakyat. Unit usaha ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomia masyarakat sekaligus sebagai wahana perlindungan dan pelestarian hayati. Metode pengamatan hayati dilakukan di titik-titik pengamatan di dalam setiap tipe tutupan lahan yang diletakkan secara purposif. Hasil penelitian di areal-areal kelompok tani masyarakat yang tersebar dalam areal-areal kecil menunjukkan masih memiliki peranan penting dalam keanekaragaman hayati. Areal ini mengandung 52 jenis tumbuhan dengan dua jenis tumbuhan berstatus Critically 2 Endangered (CR) dan satu jenis berstatus Vulnerable (VU). Kemudian areal ini juga mengandung 98 jenis satwaliar yang terdiri dari 14 jenis mamali, 48 jenis burung, 14 jenis herpetofauna dan 18 jenis ikan dengan 10 jenis termasuk satwa dilindungi menurut Permen LHK No. 106, 11 jenis appendik II dan dua jenis Appendik I menurut CITES, serta satu jenis termasuk hampir punah (criticcaly endangered), tiga jenis rentan (vulnerable) dan satu jenis terancam (endangered). Areal penting bagi pelestarian hayati adalah Kawasan Lindung Sempadan Sungai Arut, S.Babing, S. Braco (Kuning), S. Inap Besar, S. Inap Kecil, S. Jampou, S. Lubis, S. Menthobi, S. Patontak dan waduk dengan total luas 249.13 ha. Strategi pengelolaan perlindungan dan pelestarian hayati adalah rehabilitasi dan membangun koridor sehingga ada konektivitas antara kawasan lindung dengan areal berhutan lainnya di tingkat lanskap.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/112297
      Collections
      • Forest Resource Conservation and Ecotourism [239]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository