Karakteristik Massa Air Arlindo Di Pintasan Timor Pada Musim Barat Dan Musim Timur
Abstract
Pintasan Timor merupakan jalur keluar dari Arlindo (Arus Lintas Indonesia),
yaitu arus yang membawa massa air dari Samudera Pasifik melintasi perairan
Indonesia menuju Samudera Hindia. Oleh karena itu, Pintasan ini memiliki peranan
yang penting dalam sirkulasi massa air khususnya di lintang rendah.
Penelitian ini dilaksanakan pada dua periode pengamatan yaitu Januari 2004
(5 stasiun) dan Juni 2005 (6 stasiun). Data yang digunakan adalah data suhu,
salinitas, sigma-t, kedalaman, kecepatan dan arah arus. Pengolahan data dilakukan
dengan menggunakan perangkat lunak Ocean Data View (ODV), Surfer, dan Matlab
untuk memperoleh hasil berupa sebaran melintang dan menegak (suhu, salintas, dan
σt), diagram T-S, dan arus Geostropik.
Setiap parameter yang diamati memiliki pola pelapisan. Pelapisan ini
mengalami perubahan kisaran nilai dan ketebalan pada dua musim yang diamati.
Kisaran nilai suhu pada Musim Timur lebih rendah daripada Musim Barat, yaitu
mencapai 28.01o
C (Juni 2004) dan 29.60 oC (Januari 2005). Pada pelapisan suhu,
lapisan homogen yang terbentuk pada Musim Timur lebih tebal daripada Musim
Barat yaitu perbedaan ketebalannya mencapai 45 m, namun lapisan termoklin yang
terbentuk pada Musim Barat lebih tebal (perbedaan ketebalan mencapai 103 m)
daripada Musim Timur. Kisaran nilai salinitas permukaan pada Musim Timur lebih
rendah daripada Musim Barat, yaitu mencapai 33.91 psu (Musim Timur) dan 34.33
psu (Musim Barat). Nilai sigma-t di permukaan pada Musim Timur lebih tinggi dari
Musim Barat, yaitu berkisar antara 21.20-21.80 (Musim Timur) dan 20.08-21.70
(Musim Barat). Analisis dengan diagram T-S menunjukkan adanya dua jenis massa
air, yaitu massa air dicirikan oleh salinitas minimum South Pacific Intermediate
Water (SPIW) dan Antarctic Intermediate Water (AAIW). Pengamatan Musim Barat
dan Musim Timur tidak ditemukan massa air kerkarakteristik salinitas maksimum
baik yang berasal dari massa air Pasifik Utara maupun Pasifik Selatan.


