View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Beberapa Bahan Aktif Pestisida dalam Menekan Intensitas Penyakit Busuk Lunak pada Bibit Anggrek Phalaenopsis

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (889.4Kb)
      Fullteks (2.236Mb)
      Lampiran (742.2Kb)
      Date
      2022
      Author
      Darda, Azqia Maulida
      Nawangsih, Abdjad Asih
      Hidayat, Sri Hendrastuti
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Anggrek Phalaenopsis merupakan salah satu komoditas tanaman hias yang penting di Indonesia. Penyakit busuk lunak yang disebabkan oleh bakteri dan cendawan patogenik merupakan salah satu penyakit penting pada tanaman sukulen seperti anggrek. Pengendalian penyakit busuk lunak yang dilakukan petani pada tanaman anggrek umumnya dilakukan secara intensif dengan penggunaan pestisida berbahan aktif antibiotik. Antibiotik telah dilarang di Indonesia sejak tahun 2015 sehingga terjadi perubahan dalam penggunaan pestisida. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh beberapa pestisida dengan bahan aktif non-antibiotik untuk mengendalikan penyakit busuk lunak. Formulasi bahan aktif yang digunakan adalah kombinasi propineb dengan fluopikolid (Trivia 73 WP), kombinasi tebukonazol dengan trifloksistrobin (Nativo 75 WG), propineb (Antracol 70 WP), dan asam oksolinik (Starner 20 WP). Percobaan dilakukan menggunakan rancangan acak kelompok dengan 4 ulangan; setiap ulangan terdiri atas 10 unit tanaman. Insidensi dan keparahan penyakit diamati setiap minggu, dari minggu ke-1 hingga minggu ke-8 setelah aplikasi. Formulasi kombinasi propineb dengan fluopikolid dan bahan aktif tunggal asam oksolinik tidak efektif dengan indeks penekanan penyakit 0%, kombinasi tebukonazol dan trifloksistrobin dan bahan aktif tunggal propineb kurang efektif dengan indeks penekanan penyakit 25%. Semua formulasi pestisida yang diuji tidak menyebabkan perubahan warna daun (efek fitotoksik) pada tanaman anggrek. Upaya pengendalian yang dapat dilakukan selain dengan aplikasi pestisida adalah pengendalian secara mekanis dan aplikasi agens biokontrol.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/111830
      Collections
      • UT - Plant Protection [2517]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository