View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Silviculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Silviculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Potensi Agensia Hayati sebagai Biofungisida Penyakit Damping-Off dan Peningkatan Viabilitas Benih Sengon (Falcataria moluccana L.)

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (3.194Mb)
      Full Text (3.194Mb)
      Lampiran (3.194Mb)
      Date
      2022
      Author
      Sembiring, Ester Br
      Istikorini, Yunik
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penyakit damping-off (rebah kecambah) menjadi salah satu penyakit penting pada sengon. Penyakit ini mampu menyebabkan kerusakan yang parah dan kematian pada bibit sengon. Pengendalian penyakit damping-off menggunakan agensia hayati dapat menjadi salah satu alternatif yang ramah bagi lingkungan. Tujuan penelitian ini ialah menelaah pengaruh pemberian pupuk hayati berbahan aktif agensia hayati Trichoderma hamatum, Gliocladium sp., dan Bacillus cereus terhadap pengendalian penyakit damping-off dan peningkatan viabilitas benih sengon. Penelitian terbagi atas dua percobaan, yaitu (1) uji antagonisme secara in vitro, dan (2) uji pupuk hayati terhadap ketahanan penyakit damping-off dan peningkatan viabilitas benih sengon. Uji penghambatan patogen secara in vitro menunjukkan bahwa ketiga agensia hayati yang digunakan berpengaruh nyata dalam menghambat pertumbuhan patogen Rhizoctonia solani dan mampu menghasilkan daya hambat berkisar 10,25% hingga 66,53%. Aplikasi pupuk hayati memiliki pengaruh yang nyata terhadap daya kecambah (88,57%), nilai kecambah (20,01%), kecepatan tumbuh benih (10,05), kejadian penyakit (71,80%), intensitas keparahan penyakit (35,06%), tingkat penekanan penyakit relatif (28,16%), serta efektivitas pengendalian penyakit (60,27%). Hal ini menunjukkan bahwa aplikasi pupuk hayati berpotensi meningkatkan perkecambahan benih dan mengendalikan penyakit damping-off pada sengon.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/111703
      Collections
      • UT - Silviculture [1442]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository