Peramalan Harga Saham PT Garuda Indonesia Saat Covid-19 dengan Menggunakan Model ARIMA
Abstract
Avlation is one of the industries that has an impact on the restriction system
to prevent the spread of the Covid-19 virus. Therefore, investors find it difficult to
assume whether making an investment at the time of restriction will bring future
profits or losses. To overcome this, forecasting is needed. One method that is
often used is the ARIMA model. The data used is the daily stock price of PT Garuda
Indonesia from January 1, 2020 to April 26, 2021. The most suitable model is
ARIMA(2,1,2) with a MAPE around 4.3%. After forecasting for the next 10 periods,
the MAPE is obtained at around 0.78%, this means that the error rate is quite low. Penerbangan merupakan salah satu industri yang berdampak pada saat
sistem pembatasan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Oleh karena itu,
investor merasa kesulitan untuk mengasumsikan apakah melakukan investasi pada
saat pembatasan akan mendatangkan keuntungan atau kerugian di masa yang akan
datang. Untuk mengatasi hal tersebut perlu dilakukan peramalan. Salah satu metode
yang sering digunakan adalah Model ARIMA. Data yang digunakan adalah data
saham harian PT Garuda Indonesia dari 1 Januari 2020 sampai dengan 26 April
2021. Model yang paling sesuai adalah ARIMA(2,1,2) dengan MAPE sebesar 4.3%.
Setelah dilakukan peralaman untuk 10 periode yang akan datang diperoleh MAPE
sebesar 0.78%, artinya tingkat kesalahan yang dihasilkan cukup rendah.
Collections
- UT - Actuaria [205]
