View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Biology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Biology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Penapisan dan Produksi Enzim Kitinase dari Bakteri Rhizosfer Tanaman Bawang Merah (Allium cepa L.).

      Screening and Production of Chitinase Enzyme from Rhizosfer Bacteria of Onion Plants (Allium cepa L.).

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (550.2Kb)
      Fullteks (5.767Mb)
      Lampiran (338.9Kb)
      Date
      2020
      Author
      Balqis, Fitri
      Astuti, Rika Indri
      Mubarik, Nisa Rachmania
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penyakit layu fusarium dan penyakit antraknosa merupakan penyakit yang umum ditemukan pada tanaman bawang merah (Allium cepa L.). Kedua penyakit tersebut disebabkan oleh cendawan patogen Fusarium sp. dan Colletotrichum sp. Usaha pengendalian hama menggunakan fungisida dapat menimbulkan efek yang buruk bagi tanaman dan lingkungan di sekitarnya, sehingga diperlukan agens pengendali hayati (biokontrol) sebagai alternatif pengendalian hama secara alami. Salah satu agens biokontrol yang digunakan ialah mikrob yang menghasilkan enzim kitinase yang dapat merusak kitin pada dinding sel cendawan patogen. Tujuan dari penelitian ini ialah melakukan penapisan bakteri kitinolitik dari rhizosfer tanaman bawang merah yang memiliki aktivitas kitinase serta melakukan produksi enzim kitinase yang dihasilkannya. Sebanyak 15 isolat bakteri asal tanaman bawang merah yang memiliki aktivitas kitinase, selanjutnya dilakukan uji hemolisis. Hasil seleksi menunjukkan terdapat dua isolat bakteri asal tanaman bawang merah dengan kode isolat BBP 4.1.1 dan DBS 5.2.1 yang memiliki indeks kitinolitik yang lebih besar dibandingkan dengan isolat lainnya serta hasil uji hemolisis yang negatif menunjukkan kedua isolat tidak menghasilkan hemolisis yang berbahaya bagi mamalia. Isolat bakteri BBP 4.1.1 dipakai untuk pengukuran kurva tumbuh dan produksi enzim kitinase selama 120 jam. Hasil kurva tumbuh menunjukkan isolat bakteri BBP 4.1.1 memiliki pertumbuhan yang meningkat pada jam ke 0-24 jam inkubasi dan kemudian pertumbuhan relatif stabil hingga mencapai jam ke-72 inkubasi, lalu menurun setelah jam ke-72 inkubasi hingga jam ke-120 inkubasi. Kitinase diproduksi dan relatif meningkat setelah jam ke-24 inkubasi, kemudian menurun setelah jam ke-96 inkubasi. Aktivitas unit enzim kitinase dari isolat BBP 4.1.1 terbesar terdapat pada jam ke-72 inkubasi sebesar 4,917 U/ml. Enzim ekstrak kasar kitinase perlu dipekatkan agar diperoleh kadar protein dan aktivitas spesifik enzim yang lebih tinggi.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/111311
      Collections
      • UT - Biology [2401]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository