Kontribusi Wisata Alam Air Terjun Nyarai pada Hutan Nagari terhadap Pendapatan Masyarakat di Desa Salibutan Sumatera Barat
Abstract
Hutan nagari merupakan salah satu skema dari perhutanan sosial yang dapat dimanfaatkan jasa lingkungannya. Nagari Salibutan di Korong Gamaran, diusahakan Wisata Alam Air Terjun Nyarai. Pengelolaan Wisata Alam Air Terjun Nyarai bertujuan untuk mengurangi intensitas penebangan pohon secara ilegal, membuka lapangan pekerjaan, dan meningkatkan pendapatan masyarakat di sekitar hutan. Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelembagaan pengelolaan Wisata Alam Air Terjun Nyarai, kontribusinya terhadap pendapatan masyarakat, dampak social, dan kondisi hutan. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang disampaikan kepada responden. Responden dipilih secara purposive (sengaja). Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa, Wisata Alam Air Terjun Nyarai dikelola oleh kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dibawah naungan Lembaga Pengelola Hutan Nagari (LPHN). Kelembagaan Wisata Alam Air Terjun Nyarai mencakup struktur organisasi dan aturan yang berperan untuk mewujudkan kelestarian hutan serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kontribusi Wisata Alam Air Terjun Nyarai terhadap Hutan Gamaran ditandai dengan adanya program penghijauan, sehingga Hutan Gamaran dapat dipertahankan keberadaanya. Sedangkan kontribusi Wisata Alam Air Terjun Nyarai terhadap pendapatan masyarakat pada tahun 2018-2020 sebesar 7,79%. Kata Kunci : Hutan nagari, kelestarian hutan, pendapatan masyarakat, perhutanan sosial, wisata alam. Nagari forest is one of the social forestry schemes that can be utilized for its environmental services. The nagari forests of Salibutan in Korong Gamaran West Sumatera, has been utilized Nyarai Waterfall Nature Tourism. Management of Nyarai Waterfall Nature Tourism aims to reduce the intensity of illegal felling trees in the forest, to create jobs and increase income for the people living around the forest. The study was conducted in May 2021. This study aims to describe institution of Nyarai Waterfall Nature Tourism management, its contribution to community income, impact to social and forest conditions. Data collection was conducted by using questioners distributed to respondents. The respondents were selected purposively. Data were analyzed descriptively. The results showed that the Nyarai Waterfall Nature Tourism was managed by a tourism awareness group (Pokdarwis) under the auspices of the Nagari Forest Management Institute (LPHN). The institution of Nyarai Waterfall Nature Tourism includes organizational structure and rules for realizing forest sustainability and community welfare improvement. The contribution of Nyarai Waterfall Nature Tourism to the Gamaran Forest is marked by a reforestation program, so that the Gamaran Forest can be maintained. Meanwhile, the contribution of Nyarai Waterfall Nature tourism to community income in 2018-2020 is 7,79%. Keywords: Nagari forest, forest sustainability, community income, social forestry, nature tourism.
Collections
- UT - Forest Management [3207]
