IPB University Logo

SCIENTIFIC REPOSITORY

IPB University Scientific Repository collects, disseminates, and provides persistent and reliable access to the research and scholarship of faculty, staff, and students at IPB University

AI Repository
 
Building and Categories


      View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Konsumsi Minuman Beroksigen Mempengaruhi Sitokin Proinflamasi dan Kapasitas Antioksidan Total pada Penderita PPOK

      Oxygenated Water Consumption Influenced Proinflammatory Cytokines and Total Antioxidant Capacity on COPD Patients

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (1.209Mb)
      Fullteks (1.736Mb)
      Lampiran (564.1Kb)
      Date
      2013
      Author
      Azni, Intan Nurul
      Zakaria, Fransiska Rungkat
      Syamsir, Elvira
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan salah satu penyakit penyebab kematian terbesar di dunia dan telah menjadi masalah kesehatan masyarakat. Minuman beroksigen adalah air yang ditambahkan dengan oksigen dengan konsentrasi tinggi sehingga konsentrasi oksigen yang terkandung di dalamnya dapat mencapai 16- 18 kali dari air biasa. Studi mengenai manfaat konsumsi minuman beroksigen sudah banyak dilakukan. Namun sampai saat ini belum ada studi yang meneliti manfaat konsumsi minuman beroksigen pada penderita PPOK. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh dari konsumsi minuman beroksigen terhadap perubahan kadar sitokin proinflamasi (TNF-α, IL-1β, dan IL-6) dan kapasitas antioksidan total pada penderita PPOK. Penelitian ini terdiri dari 5 tahap kegiatan, yaitu pengajuan persetujuan etik (ethical approval), seleksi responden, intervensi responden, pengambilan darah, dan analisis biokimia darah. Seluruh responden yang berjumlah 16 orang merupakan pasien klinik dr. Katili, Dramaga yang didiagnosis PPOK. Pada tahap intervensi, seluruh responden diberikan minuman beroksigen dengan konsentrasi 100 ppm yang diberikan 2 kali sehari (pagi dan sore hari), masing-masing sebanyak 385 ml selama 21 hari dan pada hari ke-1, 4, 7, 14, dan 21 intervensi dilakukan wawancara mengenai makanan yang dikonsumsi, perubahan kesehatan, dan respon terhadap minuman beroksigen dengan panduan kuesioner. Pengambilan darah untuk analisis plasma dilakukan sebelum dan setelah periode intervensi. Hasil penelitian menunjukkan umumnya kadar sitokin proinflamasi (TNF-α, IL- 1β, dan IL-6) pada plasma mengalami penurunan yang signifikan (P < 0,05) setelah dilakukan intervensi selama 21 hari. Sebanyak 81,25 % responden mengalami penurunan kadar TNF-α pada plasma, sebesar 75 % responden mengalami penurunan kadar IL-1β pada plasma, dan sebesar 62,5 % responden mengalami penurunan kadar IL-6 pada plasma. Sedangkan setelah intervensi selama 21 hari, terdapat beberapa responden (43,75 %) yang mengalami penurunan kapasitas antioksidan total, namun penurunan ini tidak signifikan berdasarkan uji statistik (P > 0,05). Penurunan tersebut diduga disebabkan oleh pola makan yang buruk dan konsumsi obat-obatan selama periode intervensi. Tingkat keparahan PPOK dinilai berdasarkan nilai VEP1/ VEP1 prediksi (%) yang diperoleh pada uji spirometri. Sebanyak 56,25 % responden termasuk ke dalam kategori tingkat keparahan sedang. Sedangkan untuk tingkat keparahan ringan dan berat masingmasing 18,75 % dan 12,50 %. Selain itu terdapat 12,50 % responden yang tergolong ke dalam kriteria normal. Jika dikaitkan antara tingkat keparahan PPOK dengan parameter TNF-α, IL-1β, dan IL-6, konsumsi minuman beroksigen berpotensi menurunkan kadar TNF-α, IL-1β, dan IL-6 baik pada responden dengan tingkat keparahan PPOK normal, ringan, sedang, dan berat. Namun jika dikaitkan dengan kadar kapasitas antioksidan total, maka sebagian responden mengalami penurunan kadarnya. Oleh sebab itu perlu dikaji lebih lanjut, apakah penurunan tersebut disebabkan oleh minuman beroksigen atau faktor lainnya.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/110546
      Collections
      • MT - Agriculture Technology [2459]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository