View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Multidiciplinary Program
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Multidiciplinary Program
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Life Cycle Assessment Produk Semen PT. XYZ - Kabupaten Bogor, Indonesia (Cradle to Gate)

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (706.6Kb)
      Lampiran (517.8Kb)
      Full text (23.21Mb)
      Date
      2021-12-13
      Author
      Setiawan, Arief
      Purwanto, Moh. Yanuar Jarwadi
      Siregar, Kiman
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Dalam konsep pembangunan yang berkelanjutan (Sustainable Development) ditekankan bahwa tujuan pembangunan tidak semata-mata untuk mencapai target peningkatan ekonomi tetapi juga harus memerhatikan dampaknya terhadap kehidupan sosial-budaya dan kualitas lingkungan. Pembangunan dengan hanya orientasi pada kemajuan ekonomi telah mengakibatkan dampak sosial-budaya dan degradasi lingkungan yang justru membahayakan keberlanjutan kehidupan di bumi ini. Salah satu isu lingkungan adalah terjadinya pemanasan global (Global Warming) yang merupakan implikasi dari produksi Gas Rumah Kaca (GRK). Dalam tulisan ini, metodologi Siklus Daur Hidup (LCA) telah digunakan untuk kuantifikasi dan evaluasi dampak lingkungan dari penggantian bahan bakar fosil konvensional, batubara dalam proses kiln. Studi ini terbatas tidak hanya pada produksi klinker, namun dari mulai material dan proses produksi didalamnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dampak lingkungan dari yang dihasilkan dari proses pembuatan semen melalui pendekatan kajian LCA. Ruang lingkup LCA dari PT. XYZ Plant Narogong yang dinilai terdiri dari kegiatan penambangan dan pengolahan bijih semen adalah cradle to gate. Hasil kajian dari PT. XYZ secara umum dibagi menjadi 6 unit proses, yaitu unit proses penambangan, Raw Material Extraction, Raw Mill, Coal Mill, Kiln, Finish Mill dan Packing. Dampak lingkungan yang teridentifikasi dari 1-ton produk yang dihasilkan yakni nilai GWP sebesar 760,11 kg CO2-eq, AP 1,32 kg SO2-eq, POCP 0,0508 kg C2H4-eq, HTP 123,97 kg 1,4-DB-eq dan ADP 2.181 MJ. Berdasarkan data potensi dampak maka penyumbang tertinggi dihasilkan oleh unit proses Kiln. Berdasarkan kajian kondisi eksisting (baseline) sudah dalan kondisi pengelolaan cukup baik namun masih memiliki ruang untuk peningkatan berkelanjutan (Continuous Improvement). Hasil percobaan alternatif skenario menunjukan skenario 4 dengan penambahan bahan bakar alternatif RDF (refuse derived fuels) memiliki penurunan dampak lingkungan yang relatif lebih baik dari skenario lainnya. Dengan nilai 1-ton produk semen yang dihasilkan menghasilkan nilai GWP sebesar sebesar 757,41 kg CO2-eq, AP sebesar 1,19 kg SO2-eq, POCP sebesar 0,0482 kg C2H4-eq, HTP sebesar 113,59 kg 1,4-DB-eq, dan ADP sebesar 2.170 MJ. Hal ini dipengaruhi penurunan penggunaan bahan bakar fosil dan peningkatan dari penggunaan bahan bakar alternatif. Pada data penggunaan intensitas energi diketahui bahwa unit proses Kiln merupakan pengguna energi tertinggi dengan presentase sebesar 92,46 % dari total kebutuhan energi. Secara umum energi yang dibutuhkan untuk menghasilkan per ton produk semen adalah 3,27 GJ/ton semen dengan unit proses Kiln memiliki kontribusi penggunaan energi tertinggi dengan nilai 3,03 GJ/ton semen. Hasil identifikasi terhadap lingkungan internal dan eksternal PT. XYZ menemukan bahwa terdapat masing-masing tujuh (7) kekuatan, tujuh (7) kelemahan, tujuh (7) peluang dan tujuh (7) ancaman. Selain itu, terdapat pula masing-masing tiga indikator SWOT yang ditemukan sebagai indikator tambahan yang memperkuat studi terkait SWOT PT. XYZ. Tahap selanjutnya setelah berhasil menentukan indikator SWOT adalah melakukan pencocokan atau penggabungan dari kekuatan internal dengan peluang eksternal (SO), kelemahan internal dengan peluang eksternal (WO), kekuatan internal dengan acaman eksternal (ST), serta kelemahan internal dengan ancaman eksternal (WT). Hasil analisis matriks SWOT menghasilkan dua belas (12) strategi untuk mendukung Growth Oriented Strategy.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/110157
      Collections
      • MT - Multidiciplinary Program [1955]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository