View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Hubungan Kompleksitas Habitat dengan Kelimpahan Semut Terhadap Intensitas Serangan Hama Kakao pada Naungan yang Berbeda

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text - Tesis (1.585Mb)
      Abstrak - Tesis (295.1Kb)
      Bab 1 Pendahuluan (400.9Kb)
      Bab 2 Tinjauan Pustaka (535.0Kb)
      Bab 3 Metode Penelitian (1.281Mb)
      Bab 4 Hasil dan Pembahasan (608.4Kb)
      Bab 5 Simpulan dan Saran (347.0Kb)
      Daftar Pustaka (486.7Kb)
      Lampiran (1.392Mb)
      Date
      2021-12-07
      Author
      Khafidhan, Abied
      Widyastuti, Rahayu
      Abdoellah, Soetanto
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Posisi Indonesia sebagai produsen biji kakao terbesar didunia turun dari posisi ke tiga menjadi posisi ke enam. Produksi kakao berperan penting dalam subsektor perkebunan dan perekonomian nasional, khususnya sebagai sumber pendapatan dan devisa negara. Namun, budidaya kakao saat ini menghadapi banyak kendala, antara lain adanya penyakit dan hama tanaman yang dapat menurunkan kuantitas dan kualitas produksi kakao. Penggerek Buah Kakao (PBK) atau Conopomorpha cramerella Snell dan Helopeltis antonii adalah dua hama utama yang bertanggung jawab dalam penurunan produksi kakao. Hingga saat ini, dalam upaya pencegahan serangan hama C. cramerella dan H. antonii sering digunakan insektisida. Namun, penggunaan insektisida yang terus menerus akan mengganggu keberadaan organisme lain yang berperan penting di perkebunan kakao dan meninggalkan residu yang sulit diurai pada tanah. Residu yang tertinggal di tanah akan mengganggu keberadaan semut sehingga diperlukan kondisi habitat yang sesuai untuk mendukung keberadaan semut dan dapat mencegah serangan dari hama C. cramerella dan H. antonii. Salah satu organisme yang penting pada perkebunan kakao adalah semut yang berpotensi sebagai agen biokontrol alami dari hama H. antonii dan C. cramerella. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan dan keanekaragaman semut pada perkebunan kakao dengan penaung yang berbeda, mengetahui hubungan antara kompleksitas habitat dengan kelimpahan semut pada perkebunan kakao, mengetahui faktor abiotik yang berperan dalam kelimpahan semut di perkebunan kakao dan mengetahui peranan kelimpahan semut terhadap intensitas serangan hama H. antonii dan C. cramerella pada perkebunan kakao. Kegiatan penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2020 – Mei 2021 di Kebun Percobaan Kakao Kaliwining Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Sampel semut diambil dengan metode purposive sampling yang didasarkan pada keterwakilan jenis penaung, yaitu penaung paranet, penaung lamtoro, penaung pinang, penaung kelapa dan penaung kelapa sawit. Pengamatan iklim mikro, sampel tanah, sampel semut dan penilaian kompleksitas habitat diambil dengan menggunakan tiga buah plot pengamatan dengan luasan 20×20 m di setiap blok kebun. Parameter kompleksitas habitat yang diamati adalah kanopi pohon, kanopi semak, tanaman herba, serasah, kelembaban tanah dan ketersediaan air dengan metode hemispherical photography. Koleksi semut diambil dengan menggunakan dua metode, yaitu metode pitfall trap dan metode Berlese funnel. Koleksi semut dengan menggunakan metode pitfall trap dilakukan sebanyak lima buah yang dipasang sesuai arah mata angin dan lima buah titik Berlese funnel diambil sesuai diagonal dari plot pengamatan Jarak yang digunakan antar titik sejauh 10 m, sehingga didapatkan 30 titik perangkap pada setiap blok kebun. Contoh tanah yang diperoleh selanjutnya diekstraksi dengan Berlese funnel yang telah dimodifikasi selama 7 hari dan Pitfall trap dipasang selama 1×24 jam. Sampel semut disimpan dalam botol spesimen berisi alkohol 96% dan diidentifikasi hingga tingkat subfamili. Faktor lingkungan yang diamati meliputi suhu tanah, suhu udara dan kelembaban relatif udara dan ketebalan serasah. Analisis sifat tanah yang dilakukan meliputi C-Organik, N-Total, pH, kadar air, particle density dan bulk density. Berdasarkan penilaian kompleksitas habitat, lokasi kebun kakao dengan penaung kelapa sawit yang tergolong cukup kompleks. Hal ini dikarenakan pada lokasi ini memiliki kondisi kanopi pohon, tanaman herba dan serasah yang luas sehingga dapat mendukung segala aktivitas semut. Ditemukan sebanyak 4072 individu semut dengan menggunakan teknik pitfall trap dan Berlese funnel, yang telah diklasifikasikan menjadi enam subfamili, yaitu Myrmicinae, Ponerinae, Ceraphacyinae, Aenictinae, Dolichoderinae dan Formicinae. Kelimpahan dan keanekaragaman semut tertinggi ditemukan di kebun kakao dengan penaung kelapa sawit, yaitu 1463 individu dengan empat subfamili. Berdasarkan penilaian kompleksitas habitat dan kelimpahan semut, lokasi kebun kakao dengan penaung kelapa sawit yang memiliki korelasi negatif dengan intensitas serangan hama. Sehingga semakin tinggi kelimpahan semut maka intensitas serangan hama akan semakin menurun.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/110129
      Collections
      • MT - Agriculture [4039]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository