Prevalensi Cemaran Salmonella Typhimurium Pada Potongan Karkas Ayam Dan Efektivitas Ekstrak Daun Sirih (Piper betle, Linn.) Sebagai Larutan Sanitaiser Alami

Date
2008Author
Sylviana
Satiawihardja, Budiatman
Kusumaningrum, Harsi D.
Metadata
Show full item recordAbstract
Kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap daging ayam terus meningkat setiap tahunnya, sehingga tuntutan keamanan dari produk tersebut juga terus meningkat. Kontaminasi bakteri pada daging ayam merupakan masalah yang perlu diperhatikan karena selain menyebabkan penurunan kualitas daging ayam, juga dapat menimbulkan penyakit bagi konsumen. Salmonella merupakan bakteri yang sering mengkontaminasi produk hasil unggas karena Salmonella banyak ditemukan di saluran pencernaan maupun lingkungan kandang unggas. Data prevalensi patogen yang mengkontaminasi karkas ayam di Indonesia masih sedikit. Data ini berguna untuk mengetahui mutu karkas ayam yang dijual langsung kepada konsumen selaku pengguna akhir. Guna mengatasi masalah tingginya kontaminasi Salmonella pada daging ayam, maka diperlukan strategi untuk mengendalikan pencemaran pada saat penanganan bahan mentah, diantaranya adalah penggunaan larutan pencelup sebagai sanitaiser. Potensi daun sirih (Piper betle Linn.) sebagai senyawa antimikroba terhadap kontaminan bakteri patogen seperti S. aureus, E. coli, Bacillus cereus dan Salmonella Typhimurium sudah banyak diteliti. Namun sampai saat ini belum ada yang diaplikasikan sebagai senyawa antimikroba larutan pencelup untuk dekontaminasi pada produk pangan. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk membuat formulasi sanitaiser dengan menggunakan ekstrak daun sirih sebagai upaya pengendalian cemaran mikrobiologi terutama oleh bakteri patogen Salmonella Typhimurium.
Collections
- MT - Agriculture Technology [2430]
