View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Animal Disease and Veterinary Health
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Animal Disease and Veterinary Health
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Studi Literatur Efek Imunomodulasi Suplementasi β-glukan secara Oral pada Anjing

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (1.141Mb)
      Fullteks (14.36Mb)
      Date
      2021-09
      Author
      Rusli, Ribka Vania
      Poetri, Okti Nadia
      Pamungkas, Joko
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Konsumsi suplemen diet pada hewan peliharaan untuk menjaga kesehatan semakin meningkat. Salah satu jenis bahan fungsional yang digunakan sebagai suplemen diet adalah β-glukan, yang berpotensi sebagai imunomodulator. Studi pustaka ini dilakukan untuk mempelajari efek imunomodulasi suplementasi β-glukan secara oral pada sistem kekebalan anjing. Pencarian pustaka dilakukan dengan kata kunci “dog OR dogs OR canine AND beta glucan” pada PubMed, Scopus, dan CAB VetMed Resource. β-glukan yang paling banyak digunakan didalam suplemen diet pakan hewan diekstrak dari khamir, cendawan, dan serealia (oat). Hasil penelitian in vitro menunjukkan bahwa perbedaan struktur reseptor utama β-glukan, yaitu dektin-1, pada anjing dan manusia dapat memengaruhi interaksi β-glukan dan sistem kekebalan. Beberapa penelitian in vivo menunjukkan bahwa β-glukan yang diekstrak dari khamir bersifat tidak larut dalam air dan dapat meningkatkan aktivitas fagositosis, menurunkan kadar IL-6, serta meningkatkan kadar IL-10 pada hewan anjing. Sementara itu, β-glukan yang diekstrak dari cendawan bersifat larut dalam air dan dapat mempercepat tercapainya titer antibodi protektif pada anjing. Namun, β-glukan yang diekstrak dari serealia tidak begitu berefek terhadap sistem kekebalan, hal ini mungkin terjadi karena perbedaan struktur rantai utamanya. Sebagai kesimpulan, β-glukan yang diekstrak dari sumber yang berbeda akan memiliki struktur serta sifat kelarutan yang berbeda yang memengaruhi kemampuan atau efek imunomodulasi pada anjing.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/109424
      Collections
      • UT - Animal Disease and Veterinary Health [1241]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository