Kasus Parasitik pada Anjing dan Kucing di Rumah Sakit Hewan Sumatera Barat
Abstract
Anjing dan kucing merupakan hewan domestikasi yang paling banyak dipelihara manusia. Salah satu kasus penyakit yang sering menyerang anjing dan kucing adalah kasus parasitik. Beberapa parasit memiliki potensi zoonosis, baik melalui kontak dengan hewan yang terinfeksi maupun melalui lingkungan yang terkontaminasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui keberagaman jenis, prevalensi, serta pemetaan penyebaran wilayah infestasi ektoparasit dan endoparasit pada anjing dan kucing yang tercatat di Rumah Sakit Hewan Sumatera Barat. Seluruh data diperoleh dari rekam medik pasien anjing dan kucing di Rumah Sakit Hewan Sumatera Barat berdasarkan pemeriksaan klinis dan pemeriksaan laboratorium sejak November 2018 sampai Oktober 2020 yang terdiri atas 1275 pasien anjing dan 13.103 pasien kucing. Hasil penelitian menunjukan jumlah kasus parasit yang ditemukan pada anjing sebanyak 157 dan kucing sebanyak 1704. Kasus parasitik disebabkan ektoparasit dan endoparasit. Prevalensi infeksi ektoparasit lebih tinggi daripada infeksi endoparasit. Kejadian helmintiasis lebih besar dibandingkan penyakit yang disebabkan protozoa. Pada kucing ditemukan ektoparasit yang menginfestasi terbanyak adalah Otodectes cynotis dan Sarcoptes scabiei, sedangkan pada anjing adalah Demodex sp. Sebaran infestasi ektoparasit dan infeksi endoparasit baik pada pasien kucing maupun anjing di wilayah Kota Padang tertinggi berada di Kecamatan Padang Timur. Dogs and cats are domestic animals that are mostly kept by humans being. One of the disease cases that often attack dogs and cats is parasitic cases. Some parasites have zoonotic potential, either through contact with infected animals or contaminated environments. This study aims to determine the diversity of species, prevalence, and distribution of ectoparasite and endoparasite infestation areas in dogs and cats recorded at the Animal Hospital of West Sumatra. All data were obtained from medical records of dog and cat patients at the Animal Hospital of West Sumatra based on clinical examination and laboratory examination from November 2018 until October 2020, consisting of 1275 dog and 13,103 cat. The results showed that there were 157 cases of parasites found in dogs and 1704 cats. Parasitic cases are caused by ectoparasites and endoparasites. Prevalence ectoparasites infection were higher than endoparasites infection. Helminthiasis incidence is greater than diseases caused by protozoa. In cats, it was found that the most infested ectoparasites by Otodectes cynotis and Sarcoptes scabiei. Whereas in dogs by Demodex sp. The distribution of ectoparasite and endoparasite infestations in both dogs and cats in Padang city is highest in East Padang District.
