Pengeringan Rumput Laut Eucheuma cottonii Menggunakan Oven pada Suhu yang Berbeda
Abstract
Rumput laut kering adalah salah satu komoditas perairan yang dapat diolah menjadi bahan pangan dan kosmetik. Proses pengeringan rumput laut pada umumnya menggunakan panas matahari dimana proses tersebut membutuhkan waktu yang lama. Teknik pengeringan rumput laut dengan oven pada umumnya sudah banyak dilakukan dengan menggunakan suhu 50 dan 60°C. Penelitian ini bertujuan untuk mengeringkan rumput laut segar dengan berbagai suhu pengeringan, melihat karakteristik warna rumput laut serta aktivitas air setelah dilakukan pengeringan serta menghitung laju pengeringan terbaik pada pengeringan oven dari rumput laut Eucheuma cottonii. Metode penelitian inidiawali dengan proses pencucian rumput laut yang kemudian dilakukan dengan pembersihan sampel dan dilanjutkan proses pemotongan secara acak. Tahapan selanjutnya dilakukan dengan proses pengeringan yang dilakukan hingga 6 jam dengan suhu yang berbeda. Rumput laut yang sudang dikeringkan kemudian menentukan karakterisitik terbaik. Pengeringan dengan menggunakan suhu yang berbeda memiliki hasil penurunan bobot yang berbeda. Hasil terbaik dari penelitian ini adalah pengeringan oven menggunakan suhu 70°C yang mampu menurunkan kadar air sangat cepat dengan nilai kadar air sebesar 10,69%, nilai aw 0,2905. Penurunan bobot pada penelitian ini memiliki hasil yang sama yaitu mencapai pengeringan konstan pada waktu ke- 285 – 360 menit Dried seaweed is one of the aquatic commodities that can be processed become foodstuffs and cosmetics. The process of drying seaweed generally uses sunlight where the process takes a long time. Seaweed drying techniques with ovens, in general have been widely done using temperatures 50 and 60 °C. The study aims to dry fresh seaweed at various temperatures and to observe the color characteristics of seaweed and water activity after drying and counting the best drying rate on oven drying of Eucheuma cottonii seaweed. This method of study is started with kelp washing, which is then done with random elimination of samples and cutting. The next steps involved a curing process of up to 6 hours with different temperatures. Dried seaweed then determines the best characteristics. Drying by using different temperatures has a decrease in yield. The best result of this study is was the rapid drying oven’s at 70 °C that would lower water level very rapidly and with 10.69%, the value of aw 0.2905. The weight loss of this study has the same result of reaching a constant drying of 285 - 360 minutes
