View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Arahan Pengembangan Kawasan Permukiman Berbasis Daya Dukung Lahan di Kabupaten Halmahera Timur

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (827.2Kb)
      Fulltext (2.124Mb)
      Lampiran (775.7Kb)
      Date
      2021-07-29
      Author
      Soentpiet, Nurhalis
      Widiatmaka
      Hidayat, Janthy T
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pertambahan jumlah penduduk terus menerus berkonsekuensi terhadap meningkatnya kebutuhan lahan di banyak sektor dan di sektor yang beragam sementara ketersediaan lahan relatif tetap. Salah satu sektor yang meningkat adalah sektor pengembangan perumahan dan permukiman, sektor ini jika tidak diarahkan sesuai dengan potensi dan karakterisknya, maka akan mengakibatkan terjadinya tekanan terhadap lahan pertanian atau ketidaksesuaian dengan peruntukannya. Tujuan utama penelitian ini adalah merumuskan arahan pengembangan permukiman berbasis daya dukung lahan di Kabupaten Halmahera Timur. Untuk mencapai tujuan penelitian tersebut maka tujuan utama dijabarkan dalam beberapa tujuan antara penelitian, yaitu mengidentifikasi tutupan/penggunaan lahan tahun 2019, mengidentifikasi potensi lahan untuk permukiman, mengevaluasi kemampuan lahan, menganalisis keselarasan potensi lahan permukiman dengan kemampuan lahan. Tutupan/penggunaan lahan tahun 2019 diidentifikasi dan dipetakan dengan updating peta tutupan lahan tahun 2017 dan menginterpretasi visual citra spot 6 tahun 2019 menggunakan program Arcgis 10.5. Potensi lahan untuk permukiman diidentifikasikan dengan menggunakan analisis Multi Criteria Evaluation (MCE). Daya dukung lahan ditentukan menggunakan metode penilaian kelas kemampuan lahan. Keselarasan potensi lahan permukiman dengan kemampuan lahan dievaluasi dengan analisis deskriptif berdasarkan interpretasi atribut hasil tumpangsusun peta. Arahan pengembangan kawasan permukiman berbasis daya dukung lahan disusun berdasarkan hasil dari keselarasan potensi lahan permukiman dengan kelas kemampuan lahan. Penggunaan lahan tahun 2019 di Kabupaten Halmahera Timur didominasi oleh hutan (86,86 %) sedangkan lahan permukiman masih sangat kecil (0,45%). Selain itu penggunaan lahan lain berkisar 0,02% sampai dengan 4,35% yaitu penggunaan lahan kebun campuran, perkebunan, semak belukar, hutan mangrove, lahan terbuka, ladang, sawah, kawasan pertambangan, kawasan industri pertambangan, dan pelabuhan dan bandara. Hasil bobot masing-masing indikator kesesuaian lahan untuk permukiman berdasarkan pendapat pakar menunjukkan bahwa nilai bobot rawan longsor paling tinggi adalah sebesar 26 % sedangkan kedalaman solum yang paling rendah yaitu sebesar 7 %. Lahan yang memiliki potensi pengembangan permukiman 16,49 % dan lahan yang tidak sesuai (N) untuk pengembangan permukiman 0,26%, sedangkan 83,26% merupakan wilayah yang tidak tersedia untuk kawasan permukiman. Kemampuan lahan di Kabupaten Halmahera Timur terdiri dari kelas II, III, IV, V, dan VI yang dapat dibedakan menjadi 14 subkelas. Lahan yang dapat dimanfaatkan sebagai kawasan budidaya (kelas kemampuan lahan II-IV) seluas 320.874 ha (50,74%), sedangkan lahan yang tidak dapat mendukung aktivitas budidaya (kelas V-VI) seluas 311.458 ha (49.26%). Keselarasan potensi lahan untuk permukiman dengan daya dukung lahan diperoleh tidak selaras di areal peruntukan lain (APL) seluas 21.092 ha (3,09%) dan ii lahan selaras diantaranya lahan sangat sesuai (S1) dan memiliki kelas kemampuan II sampai IV seluas 22.928 ha (3,54%), lahan sesuai (S2) dan memiliki kelas kemampuan II sampai IV seluas 55.159 ha (8,59%), lahan sesuai marjinal (S3) dan kelas kemampuan II sampai IV seluas 7.733 ha (1,13%). Pengembangan kawasan permukiman diarahkan pada potensi lahan untuk permukiman yang selaras dengan kelas kemampuan. Pada lahan kelas kemampuan V dan kelas kemampuan VI serta tidak memiliki potensi lahan untuk permukiman diarahkan sebagai lahan peruntukan selain permukiman atau kawasan lindung. Penelitian ini menyarankan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Timur bahwa pengembangan permukiman sebaiknya sesuai dengan daya dukung lahan dimilikinya serta merevisi atau meninjau kembali RTRW Kabupaten Halmahera Timur.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/107932
      Collections
      • MT - Agriculture [3999]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository