View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Induksi Mutasi dan Seleksi Invitro Jeruk (Citrus sp.) untuk Peningkatan Ketahanan terhadap Penyakit Huanglongbing

      Thumbnail
      View/Open
      Thesis Dumaris Priskila Rev-11.pdf (8.646Mb)
      Date
      2021
      Author
      Purba, Dumaris Priskila
      Purwito, Agus
      Husni, Ali
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Huanglongbing (HLB) atau Citrus Vein Phloem Degeneration (CVPD) adalah penyakit utama yang merusak tanaman jeruk. HLB mengakibatkan kerugian hingga 100%. Peningkatan ketahanan jeruk perlu dilakukan melalui pendekatan bioteknologi dan pemuliaan mutasi. Kombinasi induksi mutasi dan seleksi secara in vitro diharapkan dapat meningkatkan keragaman dan memunculkan karakter ketahanan terhadap HLB. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keragaman genetik tanaman jeruk siam Banyuwangi menggunakan mutagen sinar gama, memperoleh letal dosis 50 (LD50) embrio jeruk siam Banyuwangi dan menghasilkan tunas mutan putatif tahan terhadap penyakit HLB. Penelitian terdiri dari dua tahap yaitu, tahap pertama induksi iradiasi sinar gama dan perkecambahan embrio secara in vitro. Embrio muda jeruk siam Banyuwangi ditanam pada media dasar MS (Murashige dan Skoog) yang dikombinasikan dengan vitamin MW (Morel dan Wetmore) kemudian diberikan perlakuan iradiasi sinar gama pada dosis 0, 45, 50, 55 Gy, selanjutnya embrio ditanam pada MS + Vit MW ditambah Giberelic Acid (GA3) 1 ppm. Tahap kedua tunas putatif mutan diseleksi secara in vitro dengan menggunakan suspensi Candidatus Liberabacter asiaticus (CLas). Hasil pengamatan diperoleh bahwa peningkatan dosis iradiasi sinar gama menurunkan persentase perkecambahan embrio dan menghasilkan LD50 pada dosis 49.9 Gy. Jumlah kecambah dan tunas terbanyak dihasilkan pada dosis 45 Gy. Hasil analisis melalui metode Ward Linkage terdapat dua kelompok utama yang dapat dibedakan mejadi mutan yang mirip dengan tetuanya dan mutan yang jauh dari tetuanya. Hasil analisis tersebut diperoleh 28 tunas dari 60 tunas yang memiliki karakter yang jauh dari tetuanya. Hasil seleksi tunas mutan putatif secara in vitro menggunakan agen penseleksi berupa suspensi patogen CLas diperoleh satu tunas pada setiap dosis iradiasi. Setiap tunas yang lolos seleksi diharapkan memiliki ketahanan terhadap HLB yang selanjutnya akan dievaluasi di lapang.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/107159
      Collections
      • MT - Agriculture [3997]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository