View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengujian Umpan Perangkap dan Rodentisida terhadap Rattus Norvegicus Berk. di Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (459.3Kb)
      Fullteks (1.003Mb)
      Lampiran (265.6Kb)
      Date
      2021
      Author
      Fauzana, Nadia
      Priyambodo, Swastiko
      Mubin, Nadzirum
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Hama permukiman seperti tikus, nyamuk, kecoa, rayap, lalat, dan sebagainya merupakan salah satu masalah yang sering dihadapi oleh masyarakat perkotaan. Hama ini dapat menjadi penyakit tular vektor, merusak infrastruktur, dan mengganggu estetika. Tikus yang sering ditemui pada habitat permukiman adalah tikus riul (Rattus norvegicus). Pengendalian yang dapat dilakukan yaitu pemasangan penghalang, perangkap, rodentisida, dan zat penolak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji umpan dalam perangkap hidup tunggal, umpan yang disukai dan campuran umpan dengan rodentisida seng fosfida dan kumatetralil. Pemasangan perangkap dengan empat jenis umpan selama tiga malam berturut-turut, dan diulang sebanyak tiga kali dengan interval dua minggu. Pengujian umpan tanpa rodentisida selama tiga malam, menggunakan umpan yang menarik bagi tikus dalam pemerangkapan, ditambah umpan makanan manusia. Pengujian umpan dengan rodentisida seng fosfida dan kumatetralil menggunakan empat jenis umpan dan dilakukan selama tiga malam. Hasil pemerangkapan menunjukkan bahwa tikus riul banyak terperangkap di area yang lembab yaitu di sekitar danau buatan, saluran air, dan kebun milik warga. Pengujian umpan (lure) yang banyak menarik tikus masuk ke perangkap adalah ikan asin dan bakwan karena memiliki bau yang menyengat sehingga tikus tertarik untuk masuk ke perangkap. Pengujian umpan (bait) yang banyak dikonsumsi tikus adalah nasi uduk dan nasi putih karena mengandung kadar air yang banyak dibanding umpan lain. Pada pengujian umpan dengan rodentisida, tidak menunjukkan hasil yang signifikan karena seluruh umpan yang beracun maupun yang tidak beracun dimakan oleh tikus. Hal ini karena tikus permukiman jarang menemukan rodentisida disekitar perumahan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/106876
      Collections
      • UT - Plant Protection [2517]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository