Perubahan Warna serta Ketahanan Kayu Pinus dan Kayu Sengon Terimpregnasi Furfuril Alkohol terhadap Rayap Tanah melalui Uji Kubur
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan warna yang terjadi serta
pengaruh perlakuan impregnasi furfuril alkohol terhadap ketahanan kayu pinus dan
kayu sengon dari serangan rayap setelah uji kubur selama 1 tahun. Kayu pinus dan
kayu sengon yang telah diimpregnasi dengan furfuril alkohol memiliki penambahan
berat berturut-turut sebesar 31,2% dan 79,1%, kerapatan 0,93 g/cm3 dan 0,43 g/cm3,
serta kadar air 3,27% dan 2,88%. Setelah dilakukan pengujian kubur, kayu pinus
dan kayu sengon mengalami perubahan warna yaitu peningkatan tingkat kecerahan
dan memiliki tingkat kehilangan berat secara berturut-turut 4,07% dan 2,09%
dengan rata-rata nilai ketahanan untuk kedua jenis tersebut sebesar 9,8. Kayu pinus
dan kayu sengon tanpa perlakuan secara berturut-turut memiliki kehilangan berat
sebesar 59,02% dan 35,58% dengan rata-rata tingkat ketahanan 4 dan 3,8. Tingkat
ketahanan yang tinggi untuk kedua jenis kayu menunjukkan bahwa furfurilasi
alkohol dapat meningkatkan ketahanan kayu terhadap serangan rayap tanah. This study aims to analyze the effect of furfuryl alcohol impregnation on
color changes and the resistance against subterranean termites of pinewood and
sengon after in-ground test for 1 year. Furfurylated pinewood and sengon reach
weight percent gain 31.2% and 79.1%, densities 0.93 g/cm3 and 0.43 g/cm3,
moisture content 3.27% and 79.1%, respectively. In-ground test caused an increase
of lightness on both furfurylated pinewood and sengon. Pinewood and sengon have
lost weight 4.07% and 2.09% respectively, with the average resistance level 9.8 on
both woods. High resistance score on both woods shows that furfuryl alcohol will
increase wood durability against termites.
Collections
- UT - Forestry Products [2466]
