View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Fisheries Resource Utilization
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Fisheries Resource Utilization
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Daerah Penangkapan Rajungan di Teluk Banten

      Thumbnail
      View/Open
      Fullteks (17.03Mb)
      Date
      2021
      Author
      Amelia, Aam
      Simbolon, Domu
      Sondita, M Fedi A
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Nilai jual rajungan yang tinggi mendorong peningkatan upaya penangkapan dapat menyebabkan overfishing. Overfishing dapat dicegah dengan menetapkan ukuran tangkapan dan daerah penangkapan. Namun, ukuran minimum rajungan yang seragam untuk penangkapan di seluruh Indonesia (lebar karapas 10 cm (CW) sesuai Permen KP No. 56/2016) bisa tidak sesuai untuk setiap lokasi. Ukuran dapat ditentukan dengan mempertimbangkan aspek biologis rajungan. Konflik pemanfaatan daerah penangkapan ikan dapat terjadi di antara nelayan karena spesies sasarannya sama. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menentukan ukuran minimum rajungan, daerah penangkapan yang potensial, dan alokasi untuk setiap jenis alat tangkap rajungan di Teluk Banten. Data ukuran rajungan dikumpulkan dengan sensus dari kapal penangkap ikan yang dipilih dengan menggunakan accidental sampling. Tingkat kematangan gonad (TKG) ditentukan di laboratorium untuk sampel rajungan yang telah dipilih dengan menggunakan accidental sampling. Daerah penangkapan yang potensial dan alokasi alat tangkap ditentukan berdasarkan CPUE dan porsi rajungan yang layak tangkap dalam hasil tangkapan. Sampel rajungan yang diukur sebanyak 5077 sampel dan yang dibedah sebanyak 81 sampel. Sampel rajungan jantan didominasi oleh rajungan dengan TKG III sedangkan sampel betina didominasi oleh TKG IV. Ukuran layak tangkap rajungan jantan di Teluk Banten adalah 11.3 cm (CW) sedangkan untuk rajungan betina adalah 9,4 cm (CW). Namun untuk lebih memastikan kelestarian sumberdaya rajungan, ukuran rajungan yang boleh ditangkap di Teluk Banten diusulkan minimum 11,0 cm (CW). Zona B, D dan F diusulkan untuk dialokasikan sebagai daerah penangkapan untuk jaring rajungan sedangkan zona A dan G untuk bubu lipat.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/106424
      Collections
      • UT - Fisheries Resource Utilization [1891]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository