View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Resources and Environmental Economic
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Resources and Environmental Economic
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Manfaat Ekonomi Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) dan Potensi Pengembangan Jasa Lingkungan Wisata Alam (Studi Kasus : Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wana Amerta, KPH Cepu)

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (798.1Kb)
      Fullteks (19.36Mb)
      Lampiran (1.898Mb)
      Date
      2020
      Author
      Dwisela, Helena Safira
      Istiqomah, Asti
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Desa Ledok, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wana Amerta adalah salah satu desa di kawasan Kesatuan Pangkuan Hutan (KPH) Cepu yang menerapkan Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat. LMDH Wana Amerta berdiri sejak tahun 2002 dimana masyarakat diberikan hak untuk memanfaatkan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) dan lahan untuk pertanian tumpang sari. Sejak tahun 2016, PHBM LMDH Wana Amerta mengembangkan pemanfaatan jasa lingkungan wisata alam Kedungpupur. Namun pengelolaan wisata tersebut belum optimal dikarenakan akses, fasilitas dan atraksi yang masih terbatas. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi sistem pengelolaan, menganalisis persepsi masyarakat, mengestimasi manfaat ekonomi dari adanya program PHBM LMDH Wana Amerta dan menganalisis potensi pengembangan pemanfaatan jasa lingkungan wisata Kedungpupur di LMDH Wana Amerta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, analisis pendapatan dan Contingent Valuation Method. Hasil penelitian menunjukan sistem Pengelolaan PHBM di Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ledok melibatkan LMDH Wana Amerta dengan sistem bagi hasil. Besaran bagi hasil bervariasi tergantung jenis pemanfaatannya dimana kesepakatan tersebut termuat dalam Naskah Kesepakatan Kerjasama. Analisis persepsi menunjukan bahwa mayoritas masyarakat setuju bahwa PHBMtelahmemberikan manfaat bagi masyarakat dari aspek ekonomi, sosial dan lingkungan. Estimasi total manfaat ekonomi dari adanya PHBM adalah sebesar Rp12.907.551.780/tahun dimana manfaat terbesar (99,51%) diperoleh dari HHBK, sisanya diperoleh dari jasa wisata. Nilai manfaat PHBM secara keseluruhan mampu memenuhi 70,72% kebutuhan pengeluaran rumah tangga, nilai tersebut menunjukan manfaat PHBM yang diperoleh masyarakat saat ini belum mampu menutupi seluruh pengeluaran rumah tangga. Pemanfaatan jasa wisata alam memiliki prospek untuk dikembangkan untuk meningkatkan PHBM, sebanyak 40,63% wisatawan bersedia membayar lebih apabila ada peningkatan fasilitas dan atraksi wisata. Bila fasilitas ditingkatkan dan atraksi spot foto dan outbound disediakan maka tarif wisata dapat dinaikan dari Rp5.000 menjadi Rp26.563.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/105753
      Collections
      • UT - Resources and Environmental Economic [2339]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository