View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Economic and Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Economic and Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Kepemimpinan, Dukungan Organisasi dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Situasi Bekerja dari Rumah

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (3.960Mb)
      Fulltext (3.960Mb)
      Lampiran (3.962Mb)
      Date
      2021
      Author
      Aropah, Vina Da'watul
      Sarma, Ma'mun
      Sumertajaya, I Made
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pandemi Covid-19 di Indonesia diawali dengan ditemukannya penderita Covid-19 pada 2 Maret 2020. Covid-19 dapat menyebar dari orang ke orang melalui percikan-percikan dari hidung atau mulut yang keluar saat orang yang terjangkit Covid-19 batuk atau mengeluarkan napas. Orang yang menyentuh benda atau permukaan yang terkena percikan tersebut lalu menyentuh mata, hidung atau mulutnya, dapat terjangkit Covid-19. Langkah efektif untuk mencegah penularan virus adalah dengan menjaga jarak fisik, menggunakan masker wajah, dan pelindung mata. Menyikapi kondisi wabah Covid-19, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) mengeluarkan Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2020 pada tanggal 16 Maret 2020, surat edaran ini memuat pedoman pelaksanaan tugas kedinasan dengan bekerja di rumah/tempat tinggalnya (work from home) bagi Pegawai di lingkungan LKPP sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan LKPP. Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2020 ini kemudian mengalami beberapa kali perubahan dengan mempertimbangkan pandemi Covid-19 yang belum berakhir sehingga memperpanjang masa berlakunya tugas kedinasan melalui bekerja di rumah/tempat tinggal. Surat edaran terakhir adalah Surat edaran Kepala LKPP Nomor 17 Tahun 2020 tanggal 11 Juni 2020 tentang Sistem Kerja Dalam Tatanan Normal Baru di Lingkungan LKPP. Surat Edaran Nomor 17 Tahun 2020 tanggal 11 Juni 2020 mengatur sistem kerja dalam tatanan normal baru dengan ditetapkan adanya keterwakilan pegawai setiap unit organisasi yang bekerja di kantor berjumlah paling sedikit 10% paling banyak 50% dan bekerja dari rumah dengan jumlah paling sedikit 50% paling banyak 90%. Pada sistem kerja dalam tatanan normal baru, jumlah pegawai yang bekerja di kantor diusahakan seminimal mungkin dan pegawai yang bekerja dari rumah adalah semaksimal mungkin. Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama masing-masing unit organisasi diminta tetap melakukan monitoring dan memastikan agar penyesuaian sistem kerja dalam tatanan normal baru produktif dan aman dari Covid-19 serta tidak menganggu kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik. Untuk mendukung implementasi bekerja dari rumah, selain mengeluarkan surat edaran sebagai panduan bekerja dari rumah, LKPP melakukan pengembangan sistem eoffice salah satunya adalah fitur persuratan yang memungkinkan disposisi dan penyusunan draft surat/nota dinas dapat dilakukan pegawai dimana saja dan kapan saja. Berdasarkan latar belakang tersebut, tujuan penelitian ini adalah (1) menganalisis pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja pegawai pada situasi bekerja dari rumah di lingkungan LKPP, (2) menganalisis pengaruh dukungan organisasi terhadap kinerja pegawai pada situasi bekerja dari rumah di lingkungan LKPP (3) dan menganalisis pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada situasi bekerja dari rumah di lingkungan LKPP. Penelitian ini menggunakan metode sensus sampling cacah lengkap yang bersifat sukarela dengan memperhatikan seluruh karakteristik responden dapat terwakili. Respoden dalam penelitian ini adalah PNS LKPP yang selama pandemi Covid-19 55% kehadiran dalam pekerjaannya dilakukan dengan bekerja dari rumah yang berjumlah 128 responden. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh langsung dari responden dengan pengisian kuesioner sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi literatur yang bersumber dari jurnal, tesis, buku, dan data-data yang relevan dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total persentase pegawai LKPP yang melaksanakan bekerja dari rumah yaitu 46,88%. Pegawai pada unit kerja yang lebih banyak melaksanakan bekerja dari rumah adalah pegawai di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengadaan Barang/Jasa (93,33%). Jabatan Pelaksana/Fungsional Pertama yang lebih banyak melaksanakan bekerja dari rumah (50,99%). Responden perempuan lebih banyak dengan bekerja dari rumah (57,26%), responden usia usia 31 – 40 tahun yang lebih banyak bekerja dari rumah (55,56%), dan responden dengan status perkawinan menikah lebih banyak bekerja dari rumah (76,07%). Hasil penelitian menunjukkan kepemimpinan memiliki pengaruh positif terhadap kinerja pegawai di LKPP sehubungan adanya kebijakan bekerja dari rumah. Pelaksanaan bekerja dari rumah baru berjalan lima bulan sampai dengan periode penelitian, sehingga meskipun pengaruh kepemimpinan positif terhadap kinerja pegawai selama bekerja di rumah namun tidak signifikan sehingga aspek kepemimpinan ini masih perlu ditingkatkan kembali. Adapun tiga indikator tertinggi dari kepemimpinan yang paling mempengaruhi kinerja pegawai yaitu kemampuan pemimpin untuk membangkitkan semangat kerja, memberikan masukan yang inovatif, dan memberikan apresiasi. Dukungan organisasi diketahui tidak berpengaruh terhadap kinerja pegawai di LKPP sehubungan adanya kebijakan bekerja dari rumah. Lingkungan kerja diketahui memiliki pengaruh positif dan siginifikan terhadap kinerja pegawai di LKPP sehubungan adanya kebijakan bekerja dari rumah. Adapun tiga indikator pada lingkungan kerja yang paling mempengaruhi kinerja pegawai adalah keserasian warna di dalam ruangan, warna lantai yang tidak menimbulkan pantulan cahaya yang mengganggu, dan pencahayaan tiap ruangan sesuai dengan kebutuhan, sedangkan indikator yang paling sedikit mempengaruhi kinerja pegawai adalah ruangan untuk bekerja dari rumah masih tergabung dengan area sibuk atau pegawai tidak memiliki ruangan tersendiri untuk bekerja dari rumah. Berdasarkan hasil ketiga variabel yang diteliti dalam penelitian ini, diketahui lingkungan kerja yang memiliki pengaruh paling besar terhadap kinerja pegawai selama bekerja dari rumah. Hal ini menunjukkan adanya upaya pegawai untuk membuat kondisi lingkungan kerja di rumah nyaman sehingga mendukung kinerja pegawai selama bekerja dari rumah.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/105748
      Collections
      • MT - Economic and Management [3203]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository