View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Economic and Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Economic and Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Model Pengembangan Usaha Penangkaran Benih Padi pada UPB Tanete Tani Jaya, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (655.6Kb)
      fullteks (1.586Mb)
      Lampiran (618.2Kb)
      Date
      2021
      Author
      Puspita S, Adhyta
      Baga, Lukman Mohammad
      Suwarsinah, Heny Kuswanti
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Indonesia merupakan negara agraris dengan luas sawah sebesar 7.463.948 ha di luar dari lahan pertanian lainnya. Luasnya lahan pertanian di Indonesia memberikan potensi besar pada bidang pertanian khususnya dalam budidaya tanaman padi sebagai salah satu bahan makanan pokok. Adanya penggunaan benih bersertifikat diharapkan mampu mendorong produksi padi nasional dan membantu memenuhi permintaan pasar terhadap beras sebagai komoditi pangan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Benih bersertifikat merupakan benih dengan tingkat kemurnian tinggi yang sertifikatnya diberikan oleh Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) secara legal serta telah melewati proses sertifikasi benih. Melalui Progam 1000 Desa Mandiri Benih, Pemerintah berusaha mengatasi kesulitan petani dalam memperoleh benih bersertifikat dengan mendekatkan petani padi dan produsen usaha penangkaran yang memproduksi benih bersertifikat. Kabupaten Pinrang merupakan salah satu sentra perbenihan padi di Provinsi Sulawesi Selatan. UPB Tanete Tani Jaya merupakan salah satu unit usaha penangkaran benih bersertifikat yang tergabung dalam Program 1000 Desa Mandiri Benih. Saat ini, potensi yang dimiliki oleh UPB Tanete Tani Jaya masih belum dimaksimalkan dengan baik oleh pemilik usaha. Kondisi pasar yang dimiliki UPB Tanete Tani Jaya masih belum berkembang dibandingkan dengan usaha yang tidak memiliki potensi serupa. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan model bisnis terkini dari UPB Tanete Tani Jaya, menganalisis dan merumuskan alternatif strategi baru menggunakan analisis Business Model Canvas (BMC). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data yang digunakan berupa data primer dari hasil studi lapangan dengan melakukan wawancara menggunakan kuesioner, sedangkan data sekunder dari hasil studi literatur, profil dan laporan UPB Tanete Tani Jaya serta dinas atau instansi yang terkait dalam penelitian ini. Sebelum melakukan pemetaan model bisnis, dilakukan analisis keragaan kelompok usaha untuk melihat keragaan dari UPB Tanete Tani Jaya. Setelah menganalisis keragaan kelompok, dilakukan pemetaan model bisnis terkini berdasarkan 9 elemen yang ada pada BMC. Pemetaan model bisnis yang telah selesai kemudian dilanjutkan dengan analisis SWOT untuk menentukan strategi dari isu strategis yang diangkat dalam mengatasi masalah pada UPB Tanete Tani Jaya. Setelah mengidentifikasi strategi-strategi, dilakukan FGD (Focus Grup Discussion) yang selanjutnya dari hasil FGD ini akan dikombinasikan kedalam model bisnis perbaikan UPB Tanete Tani Jaya yang baru dengan menggunakan perspektif Blue Ocean Strategy (BOS). Berdasarkan hasil penelitian, pemetaan BMC yang dilakukan pada UPB Tanete Tani Jaya menunjukkan perlu adanya perubahan strategi karena masih ada segment pasar yang berpotensi untuk dilayani dan peluang untuk meningkatkan kemitraan dengan petani penangkar lainnya. Dari analisis SWOT yang diperoleh, saat ini usaha penangkaran masih memiliki kelemahan dan ancaman sehingga perlu memanfaatkan kekuatan dan peluang untuk mengatasi hal tersebut. Analisis SWOT yang dilakukan telah menghasilkan 8 strategi yang diterapkan kedalam BMC perbaikan. Pada BMC perbaikan terjadi perubahan berupa peningkatan dan penciptaan yang mengarahkan UPB Tanete Tani Jaya untuk mengembangkan usahanya. Perubahan terjadi pada elemen customer segment, customer relationship, channels, value propositions, dan Key Partnerships yaitu dengan memperluas segmen pelanggan yang akan dilayani, mengoptimalkan penggunaan media sosial, menambah dan meningkatkan kemitraan yang kemudian akan berpengaruh terhadap peningkatan proporsisi nilai, kegiatan utama, sumberdaya utama, aliran pendapatan dan struktur biaya. Hal ini menunjukkan, UPB Tanete Tani Jaya memiliki prospek pengembangan yang besar dalam memperluas usahanya.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/105734
      Collections
      • MT - Economic and Management [3203]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository